oleh

Ajak Generasi Muda Menuju Kota Global, Pemprov DKI Gelar ‘Jakarta Feature’ di Lapangan Banteng

JAKARTA  – Untuk mewujudkan Jakarta sebagai Kota Global,  tentu banyak tantangan yang akan dihadapi pemerintah maupun masyarakat. Tantangan tersebut meliputi banyak hal, seperti globalisasi, ilmu pengetahuan, teknologi, serta isu keberlanjutan, dan lainnya.

Hal itu dipaparkan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi usai membuka kegiatan bertajuk ‘Jakarta Future: Shaping Tomorrow Together’ di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Even ini melibatkan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, dalam merancang masa depan Jakarta pada kurun waktu 20 tahun ke depan atau 2045.

Hal ini selaras dengan fakta Jakarta yang akan bertransformasi dari Ibu Kota Negara menjadi Kota Global. “Oleh karena itu, Jakarta harus berinovasi. Jadi, teman-teman generasi Z dan Alpha diharapkan dapat bersama-sama mengenal arah pembangunan Jakarta 20 tahun ke depan melalui dua hal. Pertama adalah Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025 hingga 2045. Kedua adalah melalui Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Tahun 2024 hingga 2044,” ujar Teguh, Sabtu (7/12).

Kegiatan bertajuk ‘Shaping Tomorrow Together’ yang berlangsung pada 6-8 Desember 2024 ini menjadi momentum strategis untuk mempersiapkan Jakarta sebagai Kota Global yang mendukung visi Indonesia Emas 2045. Selain itu, acara ini juga ditujukan untuk menyosialisasikan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2024-2044 kepada generasi muda.

Teguh menjelaskan Jakarta memiliki peluang besar untuk mendapatkan bonus demografi, yaitu posisi usia penduduk produktif mencapai 71,98 persen. “Saya berharap bonus demografi ini dapat dioptimalkan sebagai peluang pembangunan sebuah wilayah. Pemerintah mengajak para generasi muda untuk berpartisipasi secara aktif dalam menyampaikan ide, gagasan, dan harapan tentang masa depan Jakarta dalam dua dekade mendatang,” papar Teguh.

Sementara itu, Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania menambahkan, kegiatan ini juga untuk menginspirasi masyarakat khususnya generasi muda, agar aktif berpartisipasi.
“Kami ingin menumbuhkan rasa memiliki terhadap masa depan kota ini, serta mendorong lahirnya gagasan-gagasan baru dari masyarakat untuk menjawab tantangan pembangunan Jakarta sebagai Kota Global yang berdaya saing, berbudaya, dan berkelanjutan,” kata Atika.

Turut hadir pada kegiatan ini Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia Veronica Tan, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Indonesia Stella Christie, dan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Indonesia Irene Umar. Beberapa penyanyi ternama juga dihadirkan, seperti Kunto Aji, HIVI!, Bilal Indrajaya, G-Pluck, Yovie Nuno, Om Leo Berkaraoke, serta pendakwah Husein Jafar Al Hadar. Tidak hanya itu, terdapat sesi diskusi dan talkshow ‘Game Changers’ yang menghadirkan pakar hebat untuk membahas beberapa isu. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *