oleh

Bagian dari Revitalisasi Pasar Baru, Pemprov DKI Integrasikan Kawasan Lapangan Bateng dan Gedung AA Maramis

JAKARTA – Dalam rangka revitalisasi kawasan Pasar Baru, Pemprov DKI Jakarta mulai menggarap Lapangan Banteng. Lapangan tersebut diintegrasikan dengan gedung kumo AA Maramis milik Kementerian Keuangan yang terletak di Jalan Lapangan Banteng. Timur, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Pembangunan yang menghubungkan kawasan Lapangan Banten dan Gedung AA Maramis dimulai pada Juli 2025. Jika keduanya sudah terkoneksi, maka kapasitas ruang publik menjadi lebih luas, tepatnya sekitar 9.000 meter persegi. Pengerjaan penataan integrasi Gedung AA Maramis dengan kawasan Lapangan Banteng, ditargetkan selesai pertengahan November nanti.

“Saat ini progres pekerjaan sudah mencapai 63 persen dan akan dituntaskan sekitar dua bulan setengah lagi,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno kepada wartawan di Jakarta, Kamis (30/9). Integrasi Gedung AA Maramis dengan Lapangan Banteng merupakan bagian dari konsep besar revitalisasi Pasar Baru.

Secara teknis, kata Rano, pekerjaan dilaksanakan bertahap mulai dari penataan Lapangan Banteng dan berlanjut ke kawasan Pasar Baru. “Penataan kawasan Pasar Baru dilakukan belakangkan lantaran melibatkan banyak kelompok swasta pemilik aset di lokasi tesebut. Meskipun secara prinsip mereka telah setuju, namun prosesnya tetap membutuhkan waktu untuk mematangkan desain penataan,” papar Rano.

Desain penataan terpadu Pasar Baru dengan Lapangan Banteng membutuhkan konsep yang matang. “Saya melihat Lapangan Banteng saat ini telah menjadi spot event besar di Jakarta setelah JIS. Aktivitas masyarakat tiap harinya terus bertambah, baik yang mau olahraga, bersantai, maupun menikmati hiburan dan kuliner yang sering digelar Pemprov DKI maupun lembaga kebudayaan,” ungkap Rano.

Apalagi, setelah pemataan ini area seluas sekitar 9.000 meter persegi yang sebelumnya merupakan esksisting jalan (Jl Lapangan Banteng Timur) akan ditata menjadi pedestarian. “Penataan akan menjadikan kawasan Lapangan Banteng ke depan lebih ramai, khususnya pada akhir pekan,” katanya.

Rano menambahkan bahwa saat ini pihaknya sedang mematangkan wacana membangun lahan parkir basement di bawah Lapangan Sepak Bola Lapangan Banteng. “Ada dua lapangan bola yang mungkin bisa kita bikin basement. Sama seperti Sumantri Brodjonegoro, di atas lapangan bola dan bawahnya basement untuk parkir,” tandasnya. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *