oleh

Sudinsos Jakpus Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Jalan Rasela 1 Sawah Besar

POSKOTA.CO – Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Pusat (Jakpus) menyalurkan bantuan logistik dan 100 boks nasi untuk makan malam bagi warga korban kebakaran di permukiman Jalan Rajawali Selatan (Rasela), 1 RT/RW 004/02, Gunung Sahari Utara, Sawah Besar, pada Senin (4/9/2023) malam.

Penyerahan logistik untuk warga korban kebakaran diserahkan Kasudinsos Jakpus Abdul Salam disaksikan Camat Sawah Besar yang dterima langsung oleh Lurah Gunung Sahari Utara Hasbulloh dan Ketua RW 02 Yudo dan LMK RW 02 Arfai, di antaranya meliputi daster 20 buah, kaos 15 buah, handuk 27 buah, selimut 50 buah, sarung 15 buah, baju koko 10 buah, peci 10 buah, sejadah 15 buah, celana dalam laki-laki 20 buah dan celana dalam perempuan 30 buah, songkok 10 buah, baju bayi 2 buah, kemudian selimut bayi 2 buah, perlak 1 buah, BH 24 buah, kaos dalam 12 buah, diapers (S) 2 buah, diapers (Nb) 2 buah, mukena 10 buah pembalut 10 buah, tas 10 buah, seragam SD 1 buah, seragam SMP 3 buah, seragam SMA 1 buah, sepatu 5 buah dan kain jarik 5 buah.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Jaminan dan Rehabilitasi Sosial (Perlinjamrehsos) Sudinsos Jakpus Nurlela membenarkan, bantuan logistik dan nasi boks juga telah disalurkan. “Untuk siang ini akan disediakan nasi boks makan siang untuk warga korban kebakaran,” ungkap Nurlela.

Selain logistik, lanjut Nurlela menerangkan, Sudinsos Jakarta Pusat juga mendirikan tenda pengungsi di lokasi posko penampungan berdekatan dengan Sekretariat RW 02 di lokasi kebakaran Jalan Rajawali Selatan 1 RT/RW 004/02 Gunung Sahari Utara, Sawah Besar. “Kami juga dirikan satu tenda pengungsi di lokasi sejak tadi malam dan mendistribusikan 100 nasi boks 100 selama tiga hari ke depan,” ucap Nurlela, Selasa (5/9/2023) siang.

Sekadar diketahui, permukiman padat penduduk Jalan Rajawali Selatan I, RT 004/RW 02, Gunung Sahari Utara, Sawah Besar, terbakar pada Senin (4/8/2023), sekitar pukul 16.00 WIB. Objek yang terbakar 25 rumah tinggal terdiri dari 24 kepala keluarga atau 78 jiwa di antaranya, 3 lansia dan 3 ibu hamil serta anak sekolah. (*/van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *