oleh

Salurkan Berbagai Kebutuhan Warga, Baznas (Bazis) DKI Gerak Cepat Bantu Warga Korban Kebakaran di Kemayoran

JAKARTA – Kebakaran hebat yang melanda kawasan padat penduduk di kawasan Pasar Jiung RW 04 dan RW 05 Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin malam lalu (1/6/2026) menghanguskan 304 rumah dan berdampak pada 354 kepala keluarga atau 674 jiwa dan 8 orang mengalami luka sedang.

Membantu masyarakat korban musibah ini, Ketua Baznas (Bazis) DKI Jakarta, Akhmad H. Abu Bakar, mendampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno meninjau langsung lokasi. Kunjungan dilakukan untuk memastikan penanganan darurat dan pemenuhan kebutuhan dasar warga berjalan dengan baik.

Dalam dialog bersama warga, Wakil Gubernur Rano Karno menyampaikan bahwa peristiwa ini menjadi momentum untuk mendorong peningkatan kualitas hunian masyarakat melalui penyediaan tempat tinggal yang lebih aman dan layak, termasuk melalui penyediaan hunian vertikal bagi warga terdampak.

Sementara itu, Ketua Baznas (Bazis) DKI Jakarta Akhmad H. Abu Bakar menegaskan komitmen lembaganya untuk hadir sejak awal masa tanggap darurat. “Musibah kebakaran ini menjadi duka bagi kita semua. Baznas (Bazis) DKI Jakarta hadir sebagai bagian dari ikhtiar membantu meringankan beban warga terdampak. Kami akan terus bersinergi dengan Pemprov DKI Jakarta dan seluruh pihak terkait agar kebutuhan para penyintas dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Akhmad H. Abu Bakar, Rabu (3/6).

Sejak Senin malam (1/6/2026), Tim Baznas (Bazis) Tanggap Bencana (BTB) DKI Jakarta telah bergerak cepat ke lokasi untuk mendampingi proses evakuasi dan melakukan asesmen kebutuhan mendesak para penyintas.

Sebanyak lima relawan dan satu koordinator lapangan diterjunkan langsung ke lokasi, dengan Posko Tanggap Bencana didirikan di Lapangan Jusuf Hamka sebagai pusat koordinasi bantuan dan pendampingan warga.

Posko direncanakan beroperasi selama tujuh hari masa tanggap darurat dan akan diperpanjang apabila para penyintas masih membutuhkan pendampingan.

Berdasarkan asesmen tersebut, Baznas (Bazis) DKI Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan yang mencakup: Makanan siap saji untuk sarapan: 500 porsi (hari pertama), 600 porsi (hari kedua), dan 600 porsi (hari ketiga) — total 1.700 porsi; bantuan 354 paket sembako yang disalurkan kepada seluruh KK terdampak.

Layanan dapur air untuk memenuhi kebutuhan air bersih di lokasi pengungsian, Mushola darurat untuk mendukung kebutuhan ibadah warga, Popok (pampers) bayi dan dewasa bagi kelompok rentan.

Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan di antara para penyintas, yang mencakup 35 lansia, 90 balita, serta ratusan anak usia sekolah dari dua RW terdampak. “Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pengungsian. Baznas (Baznas) DKI Jakarta akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menyesuaikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Akhmad H. Abu Bakar.

Atas respons cepat yang diberikan, Wakil Gubernur DKI Jakarta mengapresiasi seluruh pihak yang telah bergerak membantu warga terdampak, termasuk BaznasA (Bazis) DKI Jakarta yang hadir memberikan dukungan kemanusiaan sejak awal kejadian.

Warga RW 04, Bobby Daryanto mewakili ratusan penyintas musibah kebakaran menyampaikan terima kadih atas bantuan kebutuhan dasar warga. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Baznas Bazis DKI yang peduli kepada warga yang menderita karena terdampak musibah ini. Bantuan paket makan siap santap, air bersih dan lain- lain sangat membantu warga,” ujar Bobby. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *