oleh

Rutan Salemba Gunakan Alat Perebah untuk Penyembelihan Hewan Kurban

JAKARTA-Pihak Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas 1 Jakarta Pusat (Rutan Salemba)  menggunakan alat perebah saat penyembelihan hewan kurban Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah. Alat tersebut sangat membantu dan praktis dalam proses penyembeluhan hewan kurban.

Pengalaman tahun-tahun sebelumnya,  tahun ini tim pelaksanaan kurban di Rutan Kelas 1 Salemba mencoba mengkaji dengan inovasi menggunakan alat rebah. “Hasilnya sangat praktis dan sangat membantu saat penyembelihan,” kata Kepala Rutan (Karutan) Kelas 1 Jakarta Pusat, Fauzi Harahap, Senin (17/6/2024).

Alat perebah ini dapat meminimalisir resiko saat penyembelihan hewan kurban berlangsung. Alat dengan tali di setiap sisi kanan dan kiri berbentuk alas untuk hewan kurban di atasnya.

Pemakaiannya, sapi dimasukkan di sisi kanan kiri alat yang sudah berdiri (dijepit), lalu diikat bagian atas dan bawah. Alat direbahkan bersamaan dengan sapi, lalu proses penyembelihan tanpa harus pakai tenaga manusia.

Ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas 1 Jakarta Pusat (Rutan Salemba) menyaksikan penyembelihan sapi kurban pemberian Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly.

Penyembelihan hewan kurban dari Menteri  Yasonna H Laoly dilakukan setelah Shalat Idul Adha. “Satu ekor sapi dari Pak Menteri untuk dilaksanakan pelaksanaan kurbannya di Rutan Kelas 1 Jakarta Pusat,” ujar Fauzi.

Para narapidana atau WBP terlihat sangat antusias menjalankan ibadah Shalat Idul Adha 1445 Hijriah. Ratusan WBP pun berbaris berjajar dan menjalankan ibadah shalat bersama di lapangan Rutan Salemba.

Dikatakan Fauzi Harahap, seluruh warga binaan Rutan Kelas 1 Jakarta Pusat mengucapkan terima kasih kepada Menteri Hukum dan Ham Republik Indonesia, Yasonna H Laoly.

Perayaan Idul Adha 2024 lanjut Fauzi Harahap, Rutan Salemba mendapatkan bantuan dan dukungan hewan kurban sebanyak 16 ekor sapi dan sembilan ekor kambing. Jika dibandingkan tahun lalu, ada penambahan dua ekor sapi dan seekor kambing.

Perayaan Idul Adha tahun ini, kata Fauzi tidak ada layanan kunjungan langsung keluarga dari warga binaan. Layanan kunjungan langsung baru dibuka pada Rabu (19/6/2024) setelah libur bersama usai.

Namun, pihaknya menerima titipan makanan saat perayaan Idul Adha untuk warga binaan. Makanan yang dititip pihak keluarga untuk warga binaan mesti sesuai dengan mekanisme pengamanan dan pengawasan.

Selain itu, tidak ada remisi khusus yang diberikan di perayaan Idul Adha.(Omi/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *