DEPOK – Kegiatan Sidang Paripurna DPRD tahun 2026 berkaitan reses masa sidang pertama diharapkan menjadi ‘tonggak kebersamaan’ untuk membangun Kota Depok lebih baik dan maju di masa mendatang.
“Tonggak kebersamaan harus dimulai dari anggota eksekutif dan legislatif sehingga masyarakat Kota Depok melihat serta memaknai sebagai upaya membangun bersama,” kata Anggota DPRD Komisi A dari Fraksi PPP, Hj. Qonita Lutfiyah, Selasa (24/2/2026).
Kebersamaan menjadi kunci keberhasilan dalam berbagai hal termasuk pembangunan di Kota Depok yang masih sangat dibutuhkan peran aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan yang ditangani Pemkot Depok selama ini.
“Kondisi sekarang tentunya berbeda dengan tahun sebelumnya, berharap seluruh kegiatan program pemerintah terlebih melalui reses anggota DPRD Depok dapat terlaksana sesuai harapan masyarakat. Terkait masalah kebersamaan tentunya harus dapat dilaksanakan karena hubungan dengan kehadiran anggota eksekutif dan legislatif dalam Sidang Paripurna DPRD tahun 2026,” ujar Qonita.
Lebih lanjut dikatakan Anggota DPRD Komisi A ini, adanya sejumlah anggota dewan dan jajaran kadis yang tidak hadir jangan dianggap masalah, tapi dijadikan tonggak kebersamaan memperbaiki semuanya.
“Masalah ketidakhadiran sejumlah anggota dewan dan eksekutif dalam sidang paripurna hari ini, sebetulnya pada hari Rabu 19 Februari sudah diingatkan,” imbuh Qonita Lutfiyah seraya berharap, ada langkah baru ke depannya untuk kebersamaan semua pihak, tentunya untuk membangun Kota Depok yang lebih baik lagi di masa mendatang. (*/anton)







Komentar