POSKOTA.CO – Puluhan tahun saluran mikro di permukiman padat penduduk antara, Jalan Intan Galur dan Jalan Rawa Sawah I Galur, Johar Baru tidak pernah disentuh. Sehingga menyebabkan aliran air tersumbat karena dipenuhi sendimen lumpur.
Untuk melancarkan saluran ini, puluhan pasukan biru Satuan Tugas (Satgas) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Johar Baru bereaksi untuk menguras lumpur dan membongkar inrit dan memasang bak kontrol.
“Pekerjaan saluran mikro di dua lokasi ini meliputi kegiatan pengurasan lumpur dan pembuatan bak kontrol dimulai pada Senin (23/8/2021), menidaklanjuti usulan dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang),” ungkap Fajar, Petugas Penunjang Juru Ukur (PPJU) Kecamatan Johar Baru, Selasa (24/8/2021).
Dia membenarkan, saluran mikro tersebut sudah puluhan tahun tidak pernah disentuh. “Saluran mikro di permukiman padat itu tersumbat karena lumpurnya sudah menebal. Untuk saluran yang di Jalan Intan memang sudah lama sekitar puluhan tahun tidak tersentuh. Kendalanya karena ada teras masjid di atas saluran,” ujarnya,
Adapun puluhan Satgas SDA yang diterjunkan di dua lokasi itu di antaranya, 12 Satgas SDA di Jalan Intan Galur menguras lumpur sepanjang saluran 74 meter, lebar 50 cm dan ketebalan sendimen lumpur 50 cm dan membuat bak kontrol. Sedangkan, Jalan Rawa Sawah I, ada sembilan Satgas SDA kegiatan yang sama menguras lumpur sepanjang 54 meter dengan lebar 50 cm dan ketebalan lumpur 20 cm.
“Pengerjaan dua saluran ini menggunakan alat manual berupa cangkul, linggis, ember, bogem, pahat dan palu. Prediksi akan dituntaskan akhir Agustus 2021 ini,” paparnya. (van)







Komentar