oleh

Perumahan BSI Duren Mekar Kerap Banjir, DPUPR Depok Normalisasi Kali Angke

POSKOTA.CO – Kegiatan pengerukan lumpur di Kali Angke dan perbaikan turap di pinggit kawasan Perumahan Bumi Sawangan Indah (BSI), Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari diperkirakan memakan waktu hampir tiga bulan lebih melihat kondisi kali yang dangkal dan menyempit.

“Butuh waktu tiga bulan lebih untuk mengeruk lumpur penyebab dangkalnya Kali Angke dan turap yang sempat jebol akibat tergerus luapan air kiriman dari Bogor di Perumahan BSI Kelurahan Duren Mekar, Bojongsari,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok Dadan Rustandi didampingi Kasi Operasi dan Pemeliharaan Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kota Depok Bahtiar Ardiansyah, dan Kepala UPT Wilayah Depok Arga, Senin (8/6/2020).

Pekerjaan yang cukup lama selain kondisi Kali Angke yang berkelok dan penuh lumpur juga buangan lumpur yang tidak stabil atau tidak on site dari badan kali. Dua alat berat sudah dua pekan lalu dikerahkan atau diturunkan di lokasi hasil peninjauan Balai Besar Sungai Ciliwung dan Cisadane (BBSCC), DPUPR Kota Depok dan kelurahan setempat beberapa waktu lalu.

Menurut Dadan, kegiatan pengerukan atau normalisasi Kali Angke dilakukan untuk menambah daya tampung atau kapasitas air kali. Dengan begitu, dapat meminimalisasi banjir di Perumahan Bumi Sawangan Indah (BSI) Kecamatan Sawangan, yang kerap terjadi saat musim penghujan.

Selain dangkal karena penuh lumpur di badan Kali Angke, juga faktor jebolnya tanggul yang berada di wilayah perbatasan Kota Depok dan Kabupaten Bogor. Untuk mengantisipasi banjir susulan selain melakukan pengerukan atau normalisasi badan Kali Angke nantinya tanggul yang jebol dan pekerjaan turap akan dilalukan juga.

“Kami berharap upaya tersebut bisa menjadi langkah awal dalam mengatasi banjir BSI. Terutama, sebelum musim penghujan tiba. Paling tidak meminimalisasi ketinggian air jika terjadi banjir diperumahan warga sekitar,” tuturnya.

Sebelumnya, Wali Kota Depok Mohammad Idris didampingi Kadis PUPR Depok Dadan Rustandi, juga langsung melihat keberadaan kawasan BSI Duren Mekar yang kurun waktu tiga bulan sudah delapan kali kebanjiran akibat luapan air kiriman dari wilayah Bogor serta turap yang jebol.

“Tidak hanya turap yang jebol yang perlu diperbaiki, tapi pengerukan lumpur atau normalisasi harus dilakukan termasuk memperbaiki pintu air yang rusak di lokasi tersebut,” ujarnya. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *