oleh

Operasi Razia Asih Asuh, Tujuh PMKS Tak Berkutik Diciduk Satpol PP

POSKOTA.CO – Sebanyak tujuh Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang wara-wiri mengemis di empat titik lokasi di wilayah Kecamatan Senen, tidak berkutik saat diciduk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Senen dalam Operasi Razia PMKS, Selasa (6/4/2021) sore.

“Ampun pak satpol, saya cuman ngamen buat makan sehari-hari. Kenapa dibawa,” ucap salah satu pengamen ngeles saat ditangkap petugas Satpol PP di kawasan Simpang Lima Senen.

Selain itu, satu manusia bergerak atau pemulung yang sedang tertidur di atas gerobak miliknya juga diamankan. “Ada apa ini pak, lagi enak tidur di atas gerobak kenapa dibangunin, mengganggu orang lagi istirahat saja,” ujar pemulung ini.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kelurahan Paseban Yusuf saat dihubungi POSKOTA.CO, mengaku, kegiatan operasi razia ini merupakan rangkaian Operasi Asih Asuh Penjangkauan PMKS di wilayah Kecamatan Senen.

Lanjut Yusuf mengatakan, ketujuh PMKS dengan kategori antara lain, satu pak Ogah atau juru parkir (jukir) liar terjaring di putaran Jalan Stasiun Pasar Senen. Lalu, tiga gelandangan dan pengemis (gepeng) yang sedang minta-minta di Taman Hari Kesetiakawasan Sosial Nasional (HKSN) dan satu pengamen terjaring di Simpang Lima Senen, Jalan Kramat Raya, satu pak Ogah atau jukir merangkap cat duco) terjaring di putaran Kenari Mas, Jalan Salemba Raya. dan satu pemulung atau manusia bergerak terjaring di Jalan Senen III.

“Totalnya ada tujuh PMKS, mereka langsung dikirim ke Gelanggang Olahraga (Gor) Kecamatan Tanah Abang untuk menjalani pemeriksaan oleh tim kesehatan,” kata Yusuf.

Sementara itu, tambah Yusuf, petugas Satpol PP juga mengusir tukang urut pijat yang menggelar lapak untuk praktek usahanya di kawasan Jalan Senen III.

“Sudah dihalau dan diusir tukang urut pijat itu,” jelas Yusuf sambil mengatakan, kegiatan Operasi Razia Asih Asuh ini dimulai pada pukul 16.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB mengerahkan 14 Satpol PP dan petugas P3S Sosial. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *