POSKOTA.CO-Hampir semua perusahaan, instansi dan lembaga menjadikan pengalaman kerja sebagai syarat penting dalam penerimaan calon pegawai. Tetapi tidak demikian bagi Isa Meilia, seorang notaris sekaligus pemilik Kantor Notaris Isa Meilia dibilangan Depok, Jawa Barat.
Dari 21 staf yang ada di kantor notaris Isa Meilia, hanya 2 yang memiliki latar belakang pengalaman kerja. Sisanya 19 orang adalah orang-orang yang baru terjun ke dunia notaris. Tanpa pengalaman bahkan ada yang baru lulus kuliah.
Keputusan mengambil pegawai yang memang belum memiliki pengalaman bukan tanpa alasan. Isa menyebutnya sebagai cara dia memberikan kesempatan kepada orang lain.
“Pada hakekatnya semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan berkembang,” kata Isa dijumpai di kediamannya Kompleks Pancoran Mas, Depok.
Karena prinsip hidupnya tersebut, Isa rela untuk membina pegawainya dari nol. Diajari dari hal-hal yang sederhana hingga persoalan yang rumit secara telaten.
Ibu dengan satu anak tersebut mengatakan untuk mendapatkan pegawai yang baik, kunci utamanya adalah karakter dari seseorang. Dengan karakter baik yang dimiliki pegawai, maka potensi yang dimiliki bisa dikembangkan dan itu akan menguntungkan perusahaan.
Isa mengaku tidak semua pegawainya bergabung di kantor Notaris Isa Meilia dengan status sarjana. Ada yang berawal dari pendidikan paket C atau setara SMA. Dalam perjalanan selanjutnya, berbekal dari karakter yang baik, si pegawai mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikannya.
Bagi Isa, menjadi notaris adalah amanah besar dari negara dan masyarakat. Karena itu kejujuran menjadi hal utama yang harus dijunjung tinggi. “Jujur dan amanah, itu wajib dimiliki seorang notaris,” tambahnya.
Jebolan magister hukum UI tersebut mengakui dunia notaris adalah dunia yang penuh godaan. Ada banyak klien yang menawarkan berbagai fasilitas dan bayaran yang besar untuk kasus-kasus pelanggaran hukum.
Tetapi dengan memegang prinsip bahwa tidak mau memakan hak orang lain, Isa memilih untuk terus berjalan di rel yang benar, di jalan yang lurus. “Godaan pasti banyak ya, tetapi Alhamdulillah saya memilih untuk pada komitmen awal, memegang kejujuran dan amanah. Karena saya mau hidup tenang,” kata Isa yang hobi travelling tersebut.
Dalam perjalanan membesarkan kantor notaris sejak 2005, Isa mengaku tak selamanya mulus. Ada saja orang yang tidak suka, ada saja orang iseng, da nada saja orang yang berbuat curang. Tetapi Isa menanggapinya dengan santai. Baginya jalan hidup seseorang sudah ditentukan oleh Allah.
“Jadi biasa saja, santai, tidak perlu ditanggapi serius. Intinya kita tidak memakan hak orang lain. Kita taat aturan yang ada,” tukasnya.
Kantor notaris Isa Meilia rata-rata menerbitkan 3.000 produk hukum (akte) setiap tahunnya. Jumlah yang cukup besar tersebut membuat Isa nyaris tak pernah tidur otaknya.
Beruntung ia memiliki pasangan hidup dan keluarga yang bisa memahaminya. Karena itu konflik dalam keluarga bisa dihindari.
“Saya terus terang memang sangat sibuk, pulang rata-rata jam 10 malam dan telepon nyaris tak berhenti bordering. Tetapi suami saya dapat memahami bahkan memberikan support,” katanya.
Meski sangat sibuk Isa masih memiliki waktu untuk mengembangkan hobinya yakni traveling dan berkebun. Untuk traveling selain destinasi wisata di tanah air, Isa telah mengeksplorasi wisata di 45 negara.
“Sebelum pandemi, saya setiap tahun menjadwalkan traveling selama dua pekan. Kadang bareng teman tetapi lebih sering dengan keluarga,” tutupnya. (*/fs)







Komentar