oleh

Gerebek Lumpur di Kelurahan Kebon Sirih, Kawasan Jalan Sabang Jadi Kinclong 

POS KOTA-Aksi bersih-bersih di kawasan Jalan Agus Salim (Sabang), Kebon Sirih, Menteng, mendapat apresiasii dari Paguyuban Pengusaha Sabang (PPS).

Pasalnya, kawasan icon Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat kini mulai terlihat kinclong dan bersih sesudah dilakukan pembersihan Fasilitas Umum (Fasum) mulai dari pedestrian atau trotoar dan lain-lain saat aparat Kelurahan Kebon Sirih menggelar kegiatan kerja bakti ‘Gerebek Lumpur’ yang diikuti puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner dan PPS maupun warga masyarakat di Jalan Sabang. Turut bersama-sama mengikuti kegiatan bersih-bersih yang dipantau langsung Wakil Camat Menteng, Suprayogie.

Sementara itu, di lokasi kerja bakti para PKL ada yang membawa sapu lidi, sikat, dan rinso. Lurah Kebon Sirih, Samsul Ma’arief menerangkan, dalam aksi bersih-bersih pada kegiatan gerebek lumpur ini diikuti 100 personil diantaranya, para PKL dan PPS maupun warga setempat yang dibantu oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Satpol PP, Perhubungan, Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga (BM), Pertamanan dan Hutan Kota, Gulkarmat, Lingkungan Hidup (LH) serta Ketua RW 01, Grace dan LMK RW 01.

“Yang dibersihkan antara lain pedestrian dikosek dan disemprot supaya kinclong dan saluran air yang terdapat sampah maupun lumpur juga dibersihkan,” ungkap Samsul.

Koordinator PKL kuliner, Jalan Sabang, H. Eno menambahkan, dari 55 pedagang kuliner yang aktif  seluruhnya turut kerja bakti. “Kalau dari kami PKL kuliner ada 40 PKL yang mengikuti kerja bakti. Para PKL juga masing-masing membawa sapu lidi, sikat dan rinso untuk membersihkan kawasan Jalan Sabang. Termasuk membawa makanan seperti nasi uduk,” ucap H. Eno.

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) LH Kecamatan Menteng, Maksum Saragih menambahkan, kerja bakti gerebek lumpur di kawasan, Jalan Agus Salim (Sabang) mengangkut sampah 15 Meter Kubik (M3).

“Volume sampah kerja bakti ada 15 M3. Ada 12 pasukan oranye dari Penyedia Jasa Layanan Perorangan (PJLP) LH yang diterjunkan untuk mengangkut seluruh sampah menggunakan satu unit truk typer di buang ke Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat yang tuntas pada pukul 10.30 wib siang,” kata Saragih. (van/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *