oleh

Lagi Bokek, 13 Pelanggar Pilih Nyapu Sampah di Jalanan

POSKOTA.CO – Tiga belas pelanggar tidak pakai masker terjaring petugas Operasi Tertib Masker (Optibmask) Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat saat menggelar razia masker di dua kawasan antara, Jalan Lautze Raya dan Jalan A Karang Anyar, Rabu (30/9/2020).

Belasan pelanggar tidak mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Ketat Jilid II ini memilih disanksi hukuman kerja sosial menyapu sampah dijalanan dengan memakai rompi pelanggar PSBB selama 60 menit.

“Iya Pak Satpol PP saya nyapu sampah saja karena untuk membayar denda tidak ada uang karena lagi bokek,” ujar salah satu pelanggar sambil cengengesan.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kelurahan Karang Anyar, Tonali membenarkan, ada sebanyak tiga belas pelanggar yang terjaring petugas Optibmask di dua kawasan jalan antara Jalan Lautze Raya dan Jalan A Karang Anyar.

“Seluruh pelanggar yang berjumlah tiga belas ini memilih disanksi hukuman kerja sosial menyapu sampah di jalanan karena para pelanggar ini nggak punya uang alias bokek di zaman pandemi Covid 19,” ungkap Tonali.

Tonali mengatakan, rata-rata, para pelanggar yang terdiri dari pelajar, ibu rumah tangga, Ojek Online (Ojol) dan pedagang ini tidak memakai masker alasannya ketinggalan, lupa dan masker dikantongin dalam saku.

“Alasannya aya-aya wae, ketinggalan lah, lupa lah atau dikantongin dalam saku. Padahal memakai masker untuk mencegah virus dan volusi udara,” tandasnya.

Dalam razia masker yang di mulai dari pukul 10.00 Wib hingga 11.30 Wib ini, kata Tonali mengerahkan 15 petugas gabungan terdiri dari aparat kelurahan, pengurus RT/RW, Bimaspol dan Satpol PP dipimpin langsung Lurah Karang Anyar. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *