oleh

Teriakan Histeris Penolakan Warnai Operasi PMKS

-Megapolitan-321 views

POSKOTA.CO – Teriakan histeris dan tangis mewarnai Operasi Razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di wilayah Sawah Besar, Selasa (12/1/2021) sore.

Aksi menolak dan tarik menarik saat petugas menjaring PMKS juga mewarnai operasi ini yang menjadi tontonan menarik pengguna jalan.

“Jangan kasar gitu dong pak,” cetus salah PMKS yang dimasukkan petugas P3S ke dalam mobil kerangkeng Sudin Sosial Jakarta Pusat.

Selain itu, ibu hamil dan anaknya saat berkeliaran di kawasan Jalan Samanhudi dan Jalan Dr Soetomo Pasar Baru juga berteriak menolak dimasukkan ke dalam mobil kerangkeng.

“Mau dibawa ke mana pak satpol, saya bukan PMKS,” tolak wanita setengah baya ini.

Meski begitu, petugas gabungan Kecamatan Sawah Besar tetap menggiring dan memasukkan PMKS ke dalam mobil kerangkeng.

Sementara itu, sebanyak kurang lebih ada 40 petugas gabungan terdiri dari Satpol PP, Perhubungan, petugas P3S Sosial yang diterjunkan dalam kegiatan operasi dipimpin langsung Camat Sawah Besar Prasetyo Kurniawan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatppl PP) Kecamatan Sawah Besar Darwis Silitonga mengaku, kegiatan operasi PMKS merupakan rangkaian kegiatan Minggu Tertib yang digelar tidak harus dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu. “Jadi sewaktu-waktu kita mainkan operasi penertibannya,” kata Darwis, Selasa (12/1/2021).

Lanjut dia menerangkan, kegiatan operasi ini juga untuk menjangkau dan mengamankan PMKS untuk ditampung dan dirawat di tempat yang lebih layak merupakan dinamika dalam kegiatan operasi.

Darwis menjelaskan, untuk wilayah Sawah Besar sebenarnya tidak ada rawan PMKS, hanya saja lintasan dari PMKS yang berseliweran di Jakarta.

“Biasanya setiap mau menjelang Magrib, PMKS akan keluar semuanya menunggu pemberian orang-orang yang lalu lalang,” ucapnya sambil menambahkan, selain sembilan PMKS, petugas gabungan juga menertibkan empat gerobak manusia bergerak alias pemulung ke dalam truk Kendaraan Dinas Operasional (KDO) Satpol PP.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Sosial Kecamatan Sawah Besar Asep Supriatna menambahkan, sembilan PMKS yang ketangkap langsung dikirim ke Gelanggang Olahraga (Gor) Tanah Abang.

“Setelah dibawa ke Gor Tanah Abang, nanti seluruh PMKS akan dirapid test. Selamjutnya baru dibina di Panti Sosial Jakarta Barat,” singkat Asep. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *