oleh

Jokowi Terima 63 PKL di Istana Bogor, Tika Ngeluh Lapak Jualan Mau Dibongkar saat Pandemi

POSKOTA. CO – Presiden Jokowi menerima 63 pedagang di Istana Bogor Selasa (29/0/2020). Pada pertemuan ini, Presiden Joko Widodo memberikan Bantuan Modal Kerja (BMK) sebesar Rp2,4 juta/KK. Jokowi juga berpesan, agar pedagang kecil tetap mempertahankan usahanya.

Tidak hanya itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga meminta, agar para pedagang tidak mengeluh. Sebab bukan hanya Indonesia yang alami pandemi Covid-19, tapi terdapat 215 negara yang terpapar virus tersebut.

“Semangat kerja jangan sampai kendor, pertahankan usaha kalian jangan sampai rugi, atau tutup. Kalau tutup di awal akan sulit lagi,” kata Jokowi saat memberikan BMK di Istana Bogor.

Tika, penjual gado-gado yang juga penerima BMK menyampaikan curhatnya ke presiden. Kata Tika, ia dan teman lain pedagang kecil, kini dilanda kecemasan, karena adanya rencana Pemkot Bogor melalui Kecamatan Bogor Tengah yang akan membongkar lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Malabar, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Tika mengaku, jika sebelumnya ia bisa mendapatkan untung Rp150 ribu/hari, belakangan karena corona, ia hanya mendapat hasil Rp75 ribu/hari.

Selain menurunnya pendapatan, Tika meminta, agar dirinya dan pedagang lain disepanjang Jalan Malabar, Kota Bogor tidak dibongkar mengingat saat ini kondisi ekonomi tengah terpuruk karena dampak pandemi Covid-19.

“Tapi maaf Pak, sekarang kan lagi pandemi. Ini malah sepanjang Jalan Malabar mau dibongkar,” ujar Tika di Istana Kepresidenan Bogor.

Kontan, Jokowi merespon dan balik bertanya.

“Yang dibongkar?,” tanya Jokowi.

“Awal November, sekarang Pak. Kalau pandemi gini gimana Pak,” ujar Tika lagi.

Menanggapi keluhan Tika, Jokowi berjanji akan menanyakan rencana itu langsung ke Pemkot Bogor. Presiden Jokowi meminta Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno yang turut hadir dalam acara tersebut untuk mencatat keluhan Tika.

“Nanti itu dari pemerintah kota, nanti saya tanyakan. Di catat Pak Menteri. Ya memang di lapangan keadaannya sering seperti itu. Itu semua harus dihadapi,” kata Jokowi.

Sebagai informasi, Pemkot Bogor melalui Camat Bogor Tenngah Wahid sebelumnya sudah membuat pertemuan dengan lima perwakilan pedagang di kantor kecamatan.

Pemkot Bogor berencana menggusur ratusan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Malabar, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah dengan memberi batasan waktu hingga 1 November.

Para PKL rencananya akan dipindahkan ke area Taman Tuyul di kawasan Tegallega yang memiliki lahan seluas 8.520 meter. (yopi/sir)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *