oleh

Jakarta Utara Butuh Anggota LMK yang Dapat Mendorong Masyarakat Bangkit Pascapandemi Covid-19

POSKOTA.CO-Di era industri 4.0 saat ini yang ditandai dengan derasnya arus perubahan menuju era digitalisasi dihampir semua denyut kehidupan,  peran pemuda tidak dapat diragukan lagi. Pasalnya lompatan teknologi digital yang terjadi lebih banyak dikuasai kaum milenial.

“Tentu para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda harus benar-benar menyadari hal ini. Sebab mereka  tidak boleh salah dalam mengarahkan para pemuda agar siap bersaing di era global,” kata Sekretaris Umum Mubaligh Mubalighah Provinsi DKI Jakartra Chaerul Bariyah, SE (Mbay), Sabtu (20/11/2021).

Menurut Calon LMK RW 002 Tanjung Priok, Jakarta Utara ini, di era globalisasi seperti saat ini, penyiapan SDM unggul sangat dibutuhkan. Dalam hal ini peran seluruh lapisan masyarakat tidak boleh diabaikan, terutama lembaga pendidikan.

Pendidikan yang tepat tentu akan menghasilkan SDM unggul yang cocok dengan tuntutan jaman. Pada akhirnya pemuda seperti ini akan mengangkat harkat dan martabat dirinya, keluarga, bangsa dan negara.

Kendati demikian, dalam menyiapkan SDM unggul kita tidak cukup hanya mengarahkan mereka hanya unggul dari segi intelektual semata. Spiritual mereka juga harus diisi dengan landasan agama yang kuat.

“Jika kita hanya memikirkan perkembangan intelektual tanpa melandasinya dengan pemahaman keagamaan yang benar malah mereka akan menjadi generasi perusak bangsa dan negara,” ujarnya.

Dia memberi contoh banyak koruptor yang tertangkap justru memiliki tingkat intelektual yang tinggi. Sayangnya karena kesadaran beragamanya yang kurang mereka malah melanggar rambu-rambu yang telah digariskan agama.

Terkait akan berlangsungnya pemilihan Anggota LMK di Jakarta Utara, Wakil Sekretaris Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jakarta Utara ini  berharap,  yang akan terpilih nantinya adalah orang-orang yang memahami persoalan di masyarakat, seperti persoalan kenakalan remaja serta tingginya tingkat pengangguran. Sebab tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara kedepan akan semakin berat.

“Jadi kita membutuhkan Anggota LMK yang benar-benar memahami persoalan di masyarakat serta membantu mengatasinya. Terutama pasca pandemi Covid-19 yang telah memporak porandakan ekonomi  masyarakat bawah,” tambahnya.

Diperlukan orang-orang yang mampu membuat terobosan agar masyarakat bisa kembali normal seperti sediakala. Sebab jika kondisi masyarakat tidak segera dinormalkan dikhawatirkan bisa memicu konflik sosial yang akan dapat merugikan semua pihak.  (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *