JAKARTA-Sebagian besar wialyah Jakarta dikepung bajir akibat diguyur hujan deras sejak Sabtu (5/7/2025) hingga Minggu (6/7/2025) malam ditambah air luapan aliran sungai. Lebih kurang 1.000 warga terpaksa mengungsi ke tempat lebih aman karena rumah mereka terandam banjir.
Tim Brimob Polda Metro Jaya diterjunkan ke lokasi banjir untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir. Tercatat ada 17 lokasi tempat penampungan warga terdampak banjir di Jakarta.
Selain tempat pengungsian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta juga menyiapkan bahan kebutan dasar bagi para pengungsi. “Kami menyiapkan kebutuhan dasar bagi para penyintas,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan, Senin (7/7/2025).
BPBD Jakarta mencatat ada 17 lokasi sebagai tempat mengungsi baik di aula kantor kelurahan, tempat ibadah hingga sarana pendidikan. Hingga Senin banjir masih menggenangi 100 rukun tetangga (RT) yang berada di Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan.
BPBD DKI Jakarta mengerahkan sejumlah personel ke titik-titik banji guna memonitor kondisi banjir. Pihak BPBD berkoordinasi disetiap wilayah dengan unsur Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat guna melakukan penyedotan genangan.
Sementara itu, Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya menerjunkan tim SAR untuk mengevakuasi. Salah satunya di wilayah Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur yang ketinggian air mencapai 2 meter.
Sebanyak 288 warga telah dievakuasi ke dua titik posko pengungsian, yakni SDN Kampung Melayu 01 dan Aula Masjid Ittihadul Ikhwan RW 08.
Warga terdampak terdiri dari 30 lansia, 79 anak-anak, 147 orang dewasa dan 32 balita. Seluruh warga dalam keadaan selamat, tidak ada laporan korban luka maupun meninggal dunia.
Banjir yang terjadi telah menyebabkan aktivitas warga lumpuh, akses jalan terputus dan sejumlah rumah tergenang air. Meski tidak ada kerusakan permanen pada infrastruktur utama yang menghambat kehidupan masyarakat.
Tim SAR Brimob juga melakukan pendataan bersama Ketua RT setempat guna memastikan seluruh warga tertangani dengan baik.
17 Lokasi pengungsian yang tersebar di sejumlah wilayah:
- Aula Kantor Kelurahan Bidara Cina dengan jumlah pengungsi 33 KK terdiri 137 jiwa.
- Masjid Jami Ittihadul Ikhwan Kampung Melayu dengan jumlah pengungsi 24 KK terdiri 74 jiwa
- SDN 01/02 Kampung Melayu dengan jumlah pengungsi 37 KK tetdiri 119 jiwa
- Masjid Al-Hawi Cililitan dengan jumlah pengungsi: 3 KK terdiri 11 jiwa
- Mushala Al-Ishlah Kampus Binawan Cawang dengan jumlah pengungsi 11 KK terdiri 30 jiwa
- Masjid Al Ridwan Jatipadang
- Mushollah Sibili Jatipadang dengan jumlah pengungsi 23 KK terdiri 75 jiwa
- Masjid Jami Al Khaer, Kedaung Kali Angke dengan jumlah pengungsi 10 KK terdiri 20 jiwa
- Musholla Kelurahan Kedoya Selatan dengan jumlah pengungsi 12 KK terdiri 37 jiwa
- RPTRA Segas Karet Tengsin
- Masjid Nurul Huda Karet Tengsin
- Masjid Al Muhajirin Karet Tengsin dengan jumlah Pengungs 44 KK terdiri 156 jiwa
- Masjid Al Muqorobbin Cipinang Melayu
- Masjid Universitas Borobudur
- Masjid Al Hidayah Cipinang Melayu
- Posko Pengungsi Tenda BPBD
- RW. 10 dengan jumlah pengungsi 95 KK terdiri 337 jiwa.(Omi/fs)







Komentar