oleh

BST dari Kemensos Dipotong Polsi Lakukan Penyelidikan

POSKOTA. CO – Pemotongan Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementrian Sosial (Kemensos) bagi warga penerima di Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor dipotong.

Pasalnya, Bansos yang diberikan untuk dua bulan, yaitu April dan Mei sebesar 600 ribu, warga (KPM) harus mendapatkan hanya satu bulan, alias di potong 300 ribu. Pemotongan sebulan bantuan ini, membuat warga protes. Polisi lalu melakukan penyelidikan.

Ketua RT yang warganya mendapat pemotongan bantuan mengatakan, jika protes warga itu tidak berdasar.
Baginya, pemotongan BST 300 ribu dari seharusnya Rp600 ribu tersebut sudah berdasarkan musyawarah desa (Musdes) dan diwakili dari perwakilan warga.

Ia mengatakan, seharusnya warga mendapat bantuan untuk dua bulan. Namun di karenakan ada warga yang tidak menerima, maka dialihkan Rp300 ribu bagi warga yang tidak mendapatkan bantuan.

“Benar warga hanya dapat BST untuk satu bulan Rp300 ribu dari seharusnya Rp600 ribu. Namun karena hasil musdes, yang satu bulan lagi untuk warga, kita bagikan 300 ribu juga bagi yang tidak dapat,” kata ketua RT ini tanpa enggan mau menyebutkan namanya.

Salah satu warga penerima dengan inisial Sr mengatakan, sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM), harusnya ia mendapatkan Rp600 ribu.

Namun setelah KPM diambil, ia dimintai Rp300 ribu dengan alasan akan dibagikan warga yang tidak mendapat bantuan.
“saya tidak tau bagaimana pembagian dibawahnya oleh ketua RT, apakah dibagikan rata 300 ribu atau tidak,” ujarnya.

Kepala Desa Tlajung Udik mengaku, seharusnya tidak ada pemotongan Bantuan Sosial Tunai Kemensos. “Harusnya tidak ada pemotongan apapun. Warga penerima bantuan masing masing harus utuh dapat Rp600 ribu,”katanya. (yopi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *