oleh

21 TKW Ilegal Menangis Saat Penampungan di Condet Digerebek

POSKOTA.CO – Puluhan Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang akan bekerja sebagai asisten rumah tangga di Negara Arab Saudi secara ilegal menangis saat digerebek dan mengetahui gagal berangkat.

Tempat penampungan para wanita di Condet, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (12/9), didatangin petugas Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan langsung mengangkut dibawa ke kantor BP2MI di Ciracas.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui puluhan wanita muda ini direkrut dan dijanjikan akan diberangkatkan bekerja ke Timur Tengah dengan menggunakan jasa ilegal.

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani menjelaskan ada sekira 21 wanita yang mengaku berasal dari Jawa Barat ini langsung dibawa ke kantornya paska tempat penampungan Migran Indonesia ilegal itu digerebek.

“Kita menggagalkan keberangkatan para pekerja Migran Indonesia secara ilegal,” kata Benny.

Menurutnya, penampungan para wanita tersebut milik BLK Sahara dan di lokasi ditemukan papan bertuliskan PT PTM.

“Kita sudah cek PT PTM tersebut apakah terdaftar atau tidak, ternyata masih aktif sebagai PJTKI dan penanggungjawabnya adalah Hasan T.

Oleh karenanya, pihaknya akan mendalami dugaan keterlibatan PT PTM ini dengan penampungan TKI ilegal BLK Sahara.

Jika PT PTM terlibat memberangkatan secara ilegal para pekerja Migran Indonesia akan ditindak tegas proses hukum. Bila perlu merekomondasikan kepada Dinas Tenaga Kerja untuk dilakukan pencabutan izinnya.

Dijelaskan, dari pemeriksaan, para korban mengaku kena bujuk untuk bekerja sebagai TKI ilegal di Arab Saudi melalui dua calo yang menyebut dirinya sponsor yang turun datang langsung ke perkampungan mencari para korban, kemudian diserahkan kepada calo mengaku perwakilan dari perusahaan dan membawanya ke penampungan.

“Korban diiming-imingi gaji Rp5 juta sampai Rp10 juta,” jelas Benny. (*/d)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *