POSKOTA.CO – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya terus mengembangkan pengusutan kasus pembunuhan berantai di Bekasi, Cianjur dan Garut, Jawa Barat yang dilakukan tiga tersangka. Salah satu korban bernama Evi sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan masih hidup, kini bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di Libya.
Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi, TKW bernama Evi dilaporkan temannya sesama TKW bernama Hana hilang. “Ternyata saat ini yang bersangkutan saat ini bekerja di Libya,” kata Kombes Hengki, Selasa (31/1/2023), melalui siaran pers.
Keberadaan Evi terdeteksi berkat kerja sama Polri dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Namun ada satu korban lainnya yang juga dilaporkan hilang sampai saat ini belum diketahui keberadaannya. “Atas nama Nene, masih salam proses penyelidikan,” ujar Kombes Hengky.
Polda Metro Jaya berhasil mengungkap motif penipuan disertai pembunuhan berantai di tiga wilayah berbeda oleh Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh dan Dede Solehudin.
Para pelaku memperdaya para korban khususnya TKW dengan modus Multi Level Marketing (MLM). Mereka ada downline, dari korban bernama Siti mengajak temannnya lagi untuk menggandakan uangnya melalui Wowon Cs.
Para tersangka menurut Kombes Hengky diduga memiliki aliran dana senilai Rp1 miliar dari hasil aksi penipuannya tersebut. Uang sejumlah itu didapat ketiga tersangka dari belasan TKW yang menjadi korbannya. Tercatat untuk sementara ada 11 orang TKW yang menjadi korban ketiga tersangka.
Wowon bersama dua temannya lalu menghabisi para korbannya dengan berbagai cara agar kedoknya tidak terbongkar. Para korban ada yang dilempar ke laut, dicekik hingga diracun. (*/omi)







Komentar