oleh

Rektor UNJ Dikukuhkan Sebagai Guru Besar bidang Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila

POSKOTA.CO – Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof. Dr. Komarudin, M.Si dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap UNJ Bidang Ilmu “Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan”. Prof. Dr. Komarudin, M.Si sendiri menjadi Guru Besar UNJ terhitung mulai tanggal 1 September 2020. Namun karena kondisipPandemi Covid-19, maka proses pengukuhan Guru Besar Tetap UNJ Prof. Dr. Komarudin, M.Si ditunda dan baru dilaksanakan pada tahun ini bersamaan dengan rangkaian Dies Natalis ke-57 Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Kegiatan pengukuhan Guru Besar Tetap UNJ Prof. Dr. Komarudin, M.Si dilaksanakan secara luring dan daring pada Selasa (8/6/2021). Secara luring kegiatan ini diadakan di Aula Latief Hendraningrat, Gedung Dewi Sartika, Kampus A UNJ. Kegiatan secara luring ini menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan peserta undangan terbatas. Sementara secara daring, kegiatan ini disiarkan secara langsung melalui kanal youtube Edura TV dan Zoom.

Pada kegiatan ini, turut diundang, Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin; Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia: Abdul halim Iskandar; Wakil Ketua MPR RI: Dr. Jazilul Fawaid; Ketua Komisi VII DPR RI: Sugeng Suparwoto; Ketua Komisi X DPR RI: H. Syaiful Huda; Ketua Komite III DPD RI: Prof. Dr. Sylviana Murni, S.H., M.Si; Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia/Ketua Dewan Penyantun UNJ: Jenderal (Purn) Dr. Wiranto; Sekjen Kemdikbudristek RI/Ketua Dewan Pengawas UNJ: Prof. Ainun Naim, Ph.D; Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbudristek RI: Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D; Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbudristek, Ibu Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P; Deputi IV KSP/Ketua IKA UNJ: Juri Ardiantoro, Ph.D; Staf Khusus Presiden RI: Aminuddin Makruf, M.Pd; Direktur Sumberdaya, Kemdikbudristek: Dr. Sofwan Effendi, M.Ed; Rektor UI, Rektor UPNVJ, Rektor Untirta, dan para Rektor LPTK; Ketua, Sekretaris, dan Anggota Senat UNJ; Para wakil rektor dan Ketua Lembaga; Para Dekan dan Direktur Pascasarjana; dan para Wakil Dekan di lingkungan UNJ.

Pada Pengukuhan Guru Besar Tetap UNJ, Prof. Dr. Komarudin, M.Si menyampaikan Orasi Ilmiahnya dengan judul “Toleransi Sosial: Persemaian dan Pengukurannya dalam Pembelajaran PPKn”. Substansi orasi ilmiah ini merupakan sintesis antara pengalaman Tridharma Pendidikan Tinggi, khususnya penelitian-penelitian yang Prof. Dr. Komarudin, M.Si geluti dengan diskursus teori tentang evaluasi pembelajaran domain afektif, khususnya tentang Toleransi Sosial.

Dari orasi ilmiahnya, Prof. Dr. Komarudin, M.Si menyampaikan sintesis tiga novelty atau kebaruan yang diperoleh dari hasil kajiannya, yaitu: (1) temuan konstruk dimensi dan indikator toleransi sosial; (2) instrumen baku pengukur toleransi sosial; dan (3) aplikasi pengolahan data untuk mengukur indeks toleransi sosial.

Selain Prof. Dr. Komarudin, M.Si, beberapa Guru Besar Tetap UNJ juga akan dikukuhkan. Dari tahun 2020 hingga 2021 UNJ bertambah guru besarnya sebanyak 22 dosen. Bertambahnya Guru Besar Tetap UNJ tentu membawa harapan besar bagi UNJ.

Adapun 22 Guru Besar Tetap UNJ tersebut adalah Prof. Dr. Durotul Yatimah, M.Pd, Prof. Dr. Awaluddin , M.Pd, Prof. Dr. Harya Kuncara Wiralaga, S.E., M.Si, Prof. Dr. Sunaryo, M.Si, Prof. Dr. Widiastuti, M.Pd, Prof. Dr. Mangasi Alion Marpaung,M.Si, Prof. Dr. Muktiningsih, M.Si, Prof. Dr. Etin Solihatin, M.Pd, Prof. Dr. I Ketut R Sudiarditha, M.P, Prof. Dr. Komarudin, M.Si, Prof. Dr. Fahrurrozi, M.Pd, Prof. Dr. Arifin Maksum, M.Pd, Prof. Dr. Henry Eryanto, M.M, Prof. Dr. Neti Karnati, M.Pd, Prof. Dr. Sarkadi, M.Si, Prof. Dr. Edwita, M.Pd, Prof. Dr. Erfan Handoko, M.Si, Prof. Dr. Ramdan Pelana, S.Or. M.Or, Prof. Dr. Dewi Susita, M.Si, Prof. Dr. Sri Indah Nikensari, M.Si, Prof. Dr. Ucu Cahyana, M.Si dan Prof. Dr. Mohamad Rizan

Prof. Komarudin mengatakan bahwa dengan bertambahnya guru besar UNJ, diharapkan dapat meningkatkan prestasi dan reputasi UNJ, baik ditingkat nasional maupun kawasan Asia. “Guru besar UNJ ini menjadi modal bagi UNJ untuk berprestasi dan unggul dalam berbagai aspek Tridharma Perguruan Tinggi,” tutup Rektor UNJ. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *