TANGERANG SELATAN-Universitas Negeri Terbuka (UT) secara resmi menutup rangkaian babak final Lomba Debat Nasional dalam ajang DISPORSENI NASIONAL UT 2026 yang berlangsung khidmat di Auditorium Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UT Pusat. Kompetisi bergengsi ini mempertemukan talenta-talenta terbaik dari tingkat SMA hingga Perguruan Tinggi dari seluruh Indonesia untuk mengasah logika serta etika dalam menghadapi isu global melalui adu argumen yang tajam dan kritis.
Pada kategori Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat SMA, tim SMAN 2 Jakarta berhasil keluar sebagai Juara Pertama. Mereka berhasil meyakinkan dewan juri dalam mosi mengenai efektivitas program makan bergizi gratis terhadap penanganan malnutrisi dan ketergantungan jangka panjang.

Posisi kedua diraih oleh SMAN 3 Pangkalan Bun, disusul oleh Mentari Intercultural School Jakarta di posisi ketiga, dan SMAN 2 Kota Serang di peringkat keempat.
Di Kategori Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat Universitas, UT Malang berhasil meraih juara pertama. Babak final ini mengangkat isu sosial yang sangat relevan, yaitu normalisasi konten gaya hidup mewah oleh influencer di tengah kesulitan ekonomi masyarakat luas. Dalam persaingan yang kompetitif, UT Palembang berhasil meraih Juara Kedua, diikuti oleh Universitas Udayana di posisi ketiga dan UT Yogyakarta di posisi keempat.
Selain itu, dalam Debat Bahasa Inggris Kompetisi bergengsi Varsity Debating Competition (Bahasa Inggris) menobatkan tim UT Manado sebagai sang juara. Para finalis beradu argumen mengenai mosi yang mempertanyakan ekspektasi besar terhadap universitas untuk berperan utama dalam pertumbuhan ekonomi. Selain gelar juara tim yang diraih UT Manado, Ihya Ulumuddin dari UT Bandung dinobatkan sebagai Best Speaker dalam kompetisi ini karena performa individunya yang luar biasa.

Komitmen terhadap Pendidikan dan Sportivitas Wakil Rektor Bidang Akademik UT, Prof. Rahmat Budiman, S.S., M.Hum., Ph.D., dalam sambutan penutupnya menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan perayaan atas semangat belajar dan kreativitas. “Mahasiswa dan pelajar harus terus menggunakan suara mereka untuk kebaikan dan terus belajar tanpa henti,” tegasnya.
Sejalan dengan itu, Wakil Ketua Pelaksana DISPORSENI Nasional UT 2026, Amut Sunaria, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasinya terhadap kemampuan para peserta dalam membangun argumen yang logis dan etis sebagai solusi atas persoalan bangsa.
Acara DISPORSENI ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan hari jadi Universitas Terbuka yang terus berkomitmen memberikan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat di pelosok negeri maupun luar negeri melalui inovasi teknologi pembelajaran. (fs)







Komentar