oleh

Bacakan Duplik di PN Sinjai, Anca Mayor Sebut Suap yang Diterima Bupati

POSKOTA.CO – Sidang lanjutan kasus dugaan tindak pidana pencemaran nama baik (UU ITE) atas laporan mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai dr Andi Suriyanto Asapa dengan terdakwa Andi Darmawansyah atau Anca Mayor yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Rizki Heber SH.

Kasus ini masih terus bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Sinjai, Selasa (8/6/2021). Sidang kali ini adalah pembacaan duplik yang dibacakan langsung oleh terdakwa Andi Darmawansyah di depan majelis hakim.

Di depan majelis hakim, Anca Mayor menyebut penerimaan gratifikasi atau suap yang diterima Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa yang diberikan oleh mantan Direktur PDAM Sinjai Suratman.

Di mana ungkapan Anca Mayor itu, dirinya memberi gambaran kepada majelis hakim bahwa terkait dugaan kasus korupsi yang sedang ramai diperbincangkan di Kabupaten Sinjai.

“Bahwa beberapa kasus dugaan korupsi di Sinjai, salah satunya yang diakui oleh Inspektur Inspektorat Andi Adeha Samsuri bahwa Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa telah menerima gratifikasi atau suap dari mantan Direktur PDAM Sinjai, kenapa belum ada penegak hukum yang menangani, sedangkan yang menyampaikan di publik dilaporkan karena dituduh memfitnah, dan nyata-nyata Bupati Sinjai telah menerima tapi belum diproses, apakah penerapan hukum di Sinjai ini menggunakan pasal karet atau tumpul ke atas runcing ke bawah,” urai Anca Mayor di depan Majelis Hakim PN Sinjai.

Lanjut Anca Mayor, dirinya meminta kepada majelis hakim agar bertindak secara profesional. “Apa pun putusan majelis hakim tetap saya hormati dan hargai karena itu keputusan negara,” lanjutnya.

Sementara Ketua Majelis Hakim menyampaikan bahwa pembacaan duplik ini akan dilanjutkan sidang putusan pada, Selasa 22 Juni 2021 pukul 09.00 WIB. “Sidang selanjutnya langsung pembacaan putusan,” singkat Rizki Heber SH. (jumardi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *