JAKARTA–Pengelolaan usaha menjadi salah satu faktor penting bagi keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Tidak hanya membutuhkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, pelaku UMKM juga perlu memiliki kemampuan dalam merencanakan usaha, mengelola keuangan, menjalankan operasional, dan menentukan strategi pemasaran.
Hal tersebut menjadi perhatian tim dosen Fakultas Psikologi Universitas Negeri Jakarta (FPsi UNJ) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa “Pelatihan Penguatan Manajemen Usaha bagi pelaku UMKM di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur”.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (8/8/26) di Balai Warga Pondok Bambu Batas RT 001 RW 012 tersebut diikuti 15 pelaku UMKM dari berbagai bidang usaha. Program ini diarahkan untuk membantu peserta mengelola usaha secara lebih terencana, adaptif, dan berkelanjutan.

Kegiatan diketuai Redo Tridinata Wijaya, dengan anggota Erik, Nazir Ultama Anugrah, Khairina Widya Primandari H., Dewi Fransiska Simanjuntak, dan Lupi Yudhaningrum. Dua mahasiswa, Andela Agripina Nareswari dan Amanda Aulia Azifa, turut terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Program ini juga didukung Rochmatul Abi sebagai perwakilan UMKM RT 001 RW 012 Pondok Bambu.
Ketua tim PkM, Redo Tridinata Wijaya, mengatakan kemampuan mengelola usaha merupakan bagian penting yang perlu dimiliki pelaku UMKM untuk menghadapi persaingan.
“Keberhasilan UMKM tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga bagaimana usaha tersebut dikelola. Perencanaan, pengelolaan keuangan, pemasaran, dan pengambilan keputusan perlu dilakukan secara terarah agar usaha dapat berkembang,” ujar Redo.
Padukan Paparan Materi dan Diskusi Interaktif
Materi pelatihan disampaikan melalui beberapa sesi yang memadukan pemaparan materi dan diskusi interaktif. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai konsep dasar manajemen usaha, penyusunan perencanaan bisnis sederhana, pengelolaan keuangan, strategi pemasaran, hingga upaya membangun daya saing.
Peserta juga diajak mendiskusikan persoalan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha. Pendekatan tersebut dilakukan agar materi yang diberikan dapat dikaitkan langsung dengan kondisi usaha masing-masing peserta.
Selain materi manajemen, tim dosen FPsi UNJ memberikan dukungan berupa akun premium Canva secara gratis kepada seluruh peserta. Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk membuat desain kemasan, materi promosi digital, konten media sosial, katalog, hingga kebutuhan visual lain yang mendukung pemasaran usaha.
Pemberian fasilitas ini mendapat respons positif dari peserta karena dapat membantu mereka mengembangkan identitas usaha sekaligus membuat materi promosi secara lebih mandiri.
Selama pelatihan, peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman mengenai pengelolaan usaha. Tim PkM juga melakukan evaluasi untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan.
Redo berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan, tetapi dapat diterapkan dalam pengelolaan usaha sehari-hari.
“Kami berharap peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam mengelola usahanya secara lebih profesional, sehingga produktivitas, daya saing, dan keberlanjutan usaha dapat terus ditingkatkan,” katanya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi FPsi UNJ dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, tim dosen FPsi UNJ berupaya memperkuat kapasitas pelaku UMKM sekaligus membangun hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui program yang dapat diterapkan dalam kebutuhan usaha sehari-hari. (fs)







Komentar