oleh

PT BAT Instrumen Bank Internasional Bantah Adanya Pengelolaan Investasi Bodong

JAKARTA – Kuasa hukum PT BAT Instrumen Bank Internasional, Rivai Zakaria, bersama jajaran Direksi PT BAT mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya (PMJ), pada Senin (7/7/2025) siang. Sebelumnya beredarnya pemberitaan mengenai investasi bodong yang dilakukan PT BAT Instrumen Bank Internasional.

Kedatangan Rivai didampingi Direksi PT BAT ke Ditreskrimsus untuk memenuhi panggilan penyidik terkait adanya laporan investasi bodong tersebut. “Kami baru saja memberikan pernyataan klarifikasi kepada penyidik di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait somasi yang diajukan PT OK Need Entreprise dalam program pembelian Standby Letter of Credit (SBLC),” kata Rivai di Polda Metro Jaya, dalam keterangannya yang didapat POSKOTAONLINE.COM, Selasa (8/7/2025).

Dikatakan Rivai, penyidik Ditreskrimsus menyatakan bahwa tidak ada peristiwa pidana dalam permasalahan tersebut. “Selanjutnya akan dikenakan restoratif justice. Sebab PT BAT Instrumen Bank Internasional dengan niat baik sudah melakukan pembayaran kepada Nathaniel Osei Kwakye pada 28 Mei 2025,” ujarnya.

Menurut Rivai, pengembalian dana itu dilakukan karena Nathaniel tidak memenuhi persyaratan keanggotaan platinum. “OK Need yang diwakili Nathaniel bukanlah klien resmi kami,” tegasnya.

Mantan jenderal bintang satu TNI Angkatan Darat itu mengatakan, pemberitaan yang menyudutkan kliennya BAT Instrumen Bank Internasional sangat tidak benar. “Pemberitaan itu sangat merugikan klien kami. Kedatangan saya telah memperjelas bahwa klien kami sudah mengembalikan dana yang bukan dari keanggotaan platinum. Jadi tidak benar itu investasi bodong,” tegas Rivai.

Diketahui, PT BAT Instrumen Bank Internasional merupakan perusahaan perbankan yang berfokus pada penyediaan solusi keuangan perdagangan, termasuk Standby Letters of Credit (SBLC), Letters of Credit (LC) dan Bank Guarantees (BG).

Selain itu, perusahaan ini menawarkan layanan keuangan lainnya seperti penerbitan kartu debit dan kredit, penukaran mata uang, pengelolaan aset likuid, dan fasilitas overdraft (OD).

BAT juga mengoperasikan platform perdagangan yang berfokus pada instrumen keuangan, aset tunai, hard assets, dan komoditas melalui program penempatan dana pribadi. (*/omi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *