BOGOR – Seorang pria berinisial ME (42), pelaku pencurian dengan modus ganjal ATM menggunakan tusuk gigi, berhasil ditangkap aparat kepolisian saat beraksi di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor. Pelaku diketahui merupakan buronan kasus serupa yang sebelumnya ditangani Polresta Bogor Kota.
Kapolsek Babakan Madang, AKP Trias Karso Yuliantoro, mengatakan penangkapan dilakukan setelah polisi membuntuti gerak-gerik pelaku yang diduga masih aktif menjalankan aksi kejahatan bersama komplotannya. “Pelaku merupakan salah satu DPO kasus ganjal ATM yang sebelumnya sempat viral di Bogor Kota,” ujarnya, dikutip wartawan media ini Sabtu (9/5/2026).
Menurut AKP Trias, pelaku ME ditangkap pada Kamis (7/5/2026) di sebuah ATM Center yang berada di area rumah sakit di Sentul, Kecamatan Babakan Madang. Saat penyergapan berlangsung, pelaku diduga tidak beraksi sendirian.
Polisi menyebut terdapat satu rekan pelaku berinisial W yang berhasil melarikan diri ketika petugas datang melakukan penangkapan. Pelaku W diduga juga masuk dalam daftar pencarian orang terkait jaringan pencurian ATM tersebut.
Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 41 kartu ATM serta tujuh batang tusuk gigi yang diduga digunakan untuk menjalankan modus ganjal mesin ATM.
Aksi kejahatan ini dilakukan dengan menyisipkan tusuk gigi ke lubang kartu ATM agar kartu milik korban tersangkut di mesin. Saat korban panik, pelaku kemudian diduga memanfaatkan situasi untuk memperoleh data PIN dan menguras isi rekening korban.
Komplotan tersebut sebelumnya juga terlibat kasus besar di wilayah Bogor Selatan, Kota Bogor. Empat anggota jaringan lebih dahulu ditangkap polisi pada 2025 dalam operasi dramatis di kawasan Warung Jambu yang sempat diwarnai letusan tembakan.
AKP Trias menuturkan, empat pelaku yang telah diamankan sebelumnya yakni SA (32), RP (28), ZA (47), dan AR (32).
Kasus itu terungkap setelah adanya laporan korban berinisial RR yang mengaku kehilangan uang hingga Rp210 juta akibat aksi ganjal ATM di sebuah minimarket di Bogor Selatan.
Saat ini, polisi masih memburu satu pelaku lain yang kabur serta mendalami kemungkinan adanya korban tambahan dari jaringan pencurian tersebut. (yopy/in)







Komentar