BOGOR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berencana mengubah nama kawasan Suryakencana di Bogor menjadi “Pelataran Binokasih”. Rencana tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan kirab kebudayaan di Kota Bogor pada Jumat malam, 8 Mei 2026.
Tidak hanya pergantian nama, pemerintah provinsi juga menyiapkan penataan menyeluruh di sepanjang ruas jalan kawasan tersebut. Penataan akan mencakup perbaikan jalan, lampu penerangan, trotoar, hingga taman kota.
Menurut Dedi, kawasan yang akan dibenahi membentang mulai dari Batutulis hingga gerbang Suryakencana dengan panjang sekitar 3,2 kilometer. “Iya penataan jalannya, lampunya, trotoarnya, tamannya, semuanya akan ditata oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujar Dedi dalam sambutannya.
Dedi menjelaskan, langkah tersebut dilakukan agar Pemerintah Kota Bogor dapat lebih fokus melakukan penataan di tingkat lingkungan dan kelurahan. Ia juga menyampaikan keinginannya untuk memberi identitas baru bagi kawasan Suryakencana dengan nama Pelataran Binokasih yang dinilai memiliki nilai historis dan budaya Sunda.
Rencana tersebut mendapat respons positif dari Wali Kota Bogor, Dedie Rachim. Ia mengaku bersyukur karena kawasan Suryakencana mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Menurut Dedie, Pemerintah Kota Bogor akan segera melakukan koordinasi lanjutan dengan Pemprov Jabar guna membahas konsep penataan yang ditawarkan gubernur.
Dedie menyebut realisasi program tersebut membutuhkan proses karena harus melalui tahapan perencanaan dan penganggaran sesuai aturan tata kelola pemerintahan.
Pihaknya akan melibatkan dinas terkait serta berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat agar rencana penataan dapat berjalan sesuai konsep yang telah disampaikan.
Ia berharap penataan kawasan Suryakencana nantinya mampu memperkuat identitas budaya sekaligus mempercantik wajah Kota Bogor. (yopy/in)







Komentar