oleh

Polisi Gerebek Gudang Pengolposan Gas Elpiji di Cileungsi, Tiga Pelaku Diamankan

BOGOR – Gudang pengoplosan gas Elpiji 3 kg ke tabung nonsubsidi 5 dan 12 kg di Cileungsi, Kabupaten Bogor ditangkap polisi, Selasa (27/2/2024). Tiga pelaku diamankan polisi dalam penggerebekan ini.

“Ketiganya berada di TKP penggerebekan tadi pagi pukul 04.00 WIB,” kata Kapolsek Cileungsi Kompol Yohannes Redhoi Sigiro, dalam keterangan pers yang didapat media ini, Selasa (27/2/2024).

Tiga pelaku itu adalah BG (50) selaku pemilik oplosan gas serta dua karyawannya, yakni TM (47) dan AM (30). “TM dan AM berperan sebagai pengoplos. Mereka dapat upah dari kerja mereka memindahkan isi gas subsidi ke bisnis,” papar Kompol Sigiro.

Menurut Kapolsek, praktik para pelaku yakni memindahkan isi gas dari tabung ukuran 3 kilogram yang merupakan gas bersubsidi, ke tabung gas ukuran 5,5 kilogram, 12 kilogram, dan 50 kilogram. “Dari kegiatan ilegal ini, para pelaku mendapatkan keuntungan berlipat. Dengan modal sekecil-kecilnya, mereka membeli dari tabung gas 3 kg, namun saat dijual setelah dipindahkan ke tabung ukuran bisnis, mereka dapat keuntungan besar,” katanya.

Dari keterangan sementara, Kompol Sigiro mengatakan, operasi ilegal yang dilakukan para pelaku ini sudah berlangsung selama tiga tahun. “Dalam satu hari, mereka mendapatkan keuntungan sampai Rp4 juta. Kalau kita total kerugian negara selama tiga tahun itu Rp4,5 miliar,” jelasnya.

Polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain 300 tabung berbagai ukuran. Selain itu, polisi mengamankan sejumlah peralatan yang digunakan untuk mengoplos gas serta dua mobil pikap untuk mengangkut tabung gas.

Kapolsek mengatakan, ada dua modus operandi yang dilakukan oleh jaringan ini. Modus pertama adalah memindahkan gas dari ukuran 3 kilogram dengan menggunakan selang suntik. Lalu modus kedua menggunakan pipa besi.

Barang bukti lainnya yang disita polisi adalah empat unit lemari es. Lemari es ini digunakan untuk memudahkan saat pelaku mengoplos gas. Kemudian barang bukti lain yakni empat unit kulkas yang digunakan untuk membuat es batu. “Jadi, pada saat memindahkan, pelaku menempelkan es batu ke tabung-tabung gas ini dalam rangka lancar berpindah,” papar Sigiro.

Ketiga pelaku saat ini ditahan di Polsek Cileungsi mempertanggungjawabkan perbuatannya, dan terancam hukuman enam tahun penjara. (*/yopi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *