oleh

Polisi Cokok Tujuh Anggota Geng Motor Serang Warga Cemplang Baru Bogor

POSKOTA.CO – Sekelompok pemuda geng motor melakukan penyerangan terhadap warga. Aksi brutal yang terjadi pada dinihari. Warga lalu melapor ke Polresta Bogor Kota.

Hasil pengejaran kepolisian, tujuh orang
penyerangan atas warga di Cemplang Baru, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor ditangkap.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan, kelompok geng motor bersepeda motor ini lalu lalang di pemukiman warga mencari musuh.

Keberadaan kelompok pemuda ini membuat ketakutan di tengah masyarakat Cemplang Baru. Ulah geng motor ini makin tak terkontrol saat berada di belakang klinik dokter 24 jam.

Di lokasi ini, kelompok geng motor melakukan penyerangan terhadap warga. Kepolisian yang mendapat laporan warga, langsung bergerak ke lokasi.

Tim Unit Reskrim Polsek Bogor Barat dipimpin Kanit Reskrim Iptu Sugiyanto beserta anggota Resmob Polresta Bogor Kota yang tiba di lokasi, membuat para pelaku melarikan diri.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser memberi keterangan terkait penangkapan tujuh anggota geng motor berikut barang bukti.

Kepolisian lalu meminta keterangan warga. Berbekal informasi tersebut, kepolisian melakukan pengejaran.

“Atas informasi di lapangan, kami membentuk tim, guna mengungkap aksi penyerangan oleh geng motor yang meresahkan itu. Ada videonya juga yang viral,” kata Kombes Fiuser, Jumat (23/10/2020).

Tim yang dibentuk lalu bergerak ke rumah
pelaku berinisial RR alias Anong di Rusunawa Menteng, Bogor Barat, Kota Bogor.

Saat petugas tiba, pelaku berada di rumahnya. Dia ditangkap tanpa perlawanan. Polisi lalu meminta agar pelaku menunjukkan tempat pelaku lainnya.

Bersama pelaku RR, tim lalu bergerak menuju Panaragan Panggilingann. Di lokasi ini, petugas menangkap pelaku S dan G. Keduanya ditangkap tanpa perlawanan.

Usai dari TKP kedua, petugas lalu bergerak ke daerah Mawar untuk melakukan penangkapan atas pelaku A dan F.

Sementara RF alias Bagol yang merupakan pelaku terakhir, ditangkap di persembunyiannya di wilayah Ciomas, Kabupaten Bogor.

“Semua pelaku kini berada di Mapolresta Bogor Kota, guna menjalani pemeriksaan. Semua pelaku tidak memiliki pekerjaan tetap,” ujar Kombes Fiuser.

Selain tujuh pelaku, kepolisian juga menyita barang bukti berupa tiga golok panjang yang disita dari RF alias Bagol, dan dua celurit disita dari RR alias Anong.

Para pelaku yang kini sudah berstatus tersangka di ancam Pasal UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang Senjata Tajam, dan Pasal 170 KUHP tentang Penyerangan atau Kekerasan Bersama terhadap Orang maupun Barang. (yopi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *