oleh

Pernyataan FPI Terkait Peristiwa di Tol dan Posisi Habib Rizieq

POSKOTA.CO- Sehubungan berita tertembaknya 6 pengawal Pimpinan FPI Habib Rizieq ditembak mati, beredar klarifikasi dari pengurus Front Pembela Islam. Bahwa benar ada peristiwa penghadangan, penembakan terhadap rombongan IB HRS dan keluarga serta penculikan terhadap 6 orang laskar pengawal IB. Peristiwa terjadi di dekat pintu Tol Kerawang Timur.

Bahwa semalam IB dengankeluarga termasuk cucu yg masih balita, akan menuju tempat acara pengajian subuh keluarga, sambil memulihkan kondisi.Sekali lagi ini pengajian Subuh internal khusus keluarga inti. Dalam perjalanan menuju lokasi pengajian Subuh keluarga tersebut, rombongan dihadang oleh preman OTK (yang kamiduga kuat bagian dari operasi penguntitan dan untuk mencelakakan IB).

Para preman OTK yang bertugas operasi tersebut menghadang dan mengeluarkan tembakan kepada laskar pengawal keluarga.Hingga saat ini para penghadang berhasil melakukan penembakan dan 1 mobil berisi 6 orang laskar masih hilang diculik oleh para preman OTK bertugas operasi.

Kami mohon do’aagar 1 mobil yg tertembak berisi 6 orang laskar yang diculik agar diberi keselamatan.Dan mohon do’a juga IB HRS. Untuk lokasi IB HRS, demi alasan keamanan dan keselamatan beliau beserta keluarga, maka kami tidak bisa sebutkan.

Karena semalam jelas ada upaya penembakan terhadap rombongan beliau dan sampai saat ini masih 6 orang laskar yang hilang diculik.Demikian pernyataan ini kami buatJakarta, 22Rabiul Akhir1442 H / 7 Desember 20.

Kapolda dan Pangdam saat memberi keterangan

DITEMBAK DI TOL

Enam dari 10 pengikut Habib Rizueq Syihab tewas ditembak polisi di Tol Jakarta-Cikampek, Senin(7/12/2020) dinihari. Tindakan tegas itu kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran karena melawan petugas.

Anggota FPI itu diduga melakukan penyerangan penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait rencana pemeriksaan MRS. “Sekitar pukul 00.30 WIB di jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50 telah terjadi penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait rencana pemeriksaan MRS yang dijadwalkan berlangsung hari ini jam 10.00 WIB,” kata Fadil Imran yang didampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/12/2020).

Menurut Fadil, pihaknya melakukan penyelidikan setelah mendapat informasi adanya rencana pengerahan massa mengawal Habib Rizieq terkait pemeriksaan, Senin (7/12/2020). “Info ada pengerahan massa pada saat MRS dilakukan pemeriksaan di Polda Metro Jaya ,” tegas Fadil Imran.

Petugas melakukan pembuntutan terhadap kendaraan pengikut Habib Rizieq di Tol Jakarta-Cikampek. Namun polisi mendapat perlawanan karena kendaran polisi dipepet. Pengikut Habib Rizieq melawan polisi dengan senjata api, sehingga polisi melakukan tindakan tegas menyebabkan 6 orang tewas. (tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *