oleh

Panglima TNI : Kopda Muslimin Diduga Aktor Dibalik Penembakan Istrinya

POSKOTA.CO-Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa berharap Kopral Dua (Kopda) Muslimin segera bisa ditangkap dan dikenakan pidana maksimal. Muslimin diduga sebagai aktor intelektual atau master mind penembakan istrinya sendiri di Semarang, Jawa Tengah.

Jenderal Andika memerintahkan jajarannya untuk memburu dan menangkap Kopda Muslimin yang hingga kini masih buron. “Ini yang kita terus kejar. Kita juga sudah siapkan Pasal-pasal semua yang relevan kita kenakan. Bukan hanya Pasal di KUHP, kemarin sudah saya sebut Pasal 340, Pasal 53 juncto Pasal 340, tapi juga KUHP militernya, supaya kita pastikan masalah ini ditangani secara proporsional,” kata Panglima Jenderal Andika di Mabes TNI, Minggu (24/7/2022).

Sementara itu, tim gabungan TNI-Polri telah menangkap empat orang terduga pelaku penembakan ditambah satu orang diduga sebagai penyedia senjata. Sedangkan Kopda Muslimin diduga aktor intelektual berhasil melarikan diri dan terus diburu tim gabungan TNI-Polri.

Panglima Andika berharap, Kopda Muslimin yang menghilang sejak peristiwa penembakan istrinya segera bisa ditangkap. “Yang masih lost, yang masih hilang adalah master mind-nya. Yaitu suami korban sendiri, karena dari semua keterangan saksi menunjuk ke suami korban Kopral Dua M,” tegas Andika.

Saat ini tim gabungan TNI-Polri fokus memburu Kopda Muslimin, suami dari korban Rina Wulandari yang ditembak pada Senin (18/7/2022) lalu. Di kedinasan TNI, Muslimin juga saat ini berstatus Tidak Hadir Tanpa Izin (THTI).

Awalnya Kopda Muslimin disebut sempat menemani istrinya yang menderita dua luka tembakan untuk mendapat perawatan. Bahkan Muslimin juga sempat mendampingi istrinya  saat proses pengangkatan proyektil di rumah sakit.

Setelah dari rumah sakit, Muslimin memdadak menghilang hingga sekarang tidak kelihatan batang hidungnya. Hal ini diketahui saat satuan tempat ia bertugas, Arhanud 15 Semarang, menggelar apel. Muslimin sama sekali tak bisa dihubungi.(Omi/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *