oleh

Kapolresta Tangerang: Gara-Gara Utang Judi Online

POSKOTA.C0 – Berakhir sudah pelarian perampok mobil pick-up di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Bandit jalanan yang bikin resah masyarakat ini akhirnya dijebloskan ke dalam bui.

AK (36) diringkus tim buser di Kampung Sarakan, Desa Pisangan Jaya, Sepatan, Kabupaten Tangerang. Lokasi persembunyian itu berhasil diendus polisi yang melakukan perburuan selama 3 pekan.
“Tersangka AK kita jerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun,” kata Kapolres Kota Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro, Senin (15/2/2021).
Aksi terakhir AK cukup sadis. Bersama S, rekannya yang masih buron itu merampas mobil pick-up yang dikemudikan Gito Sutopo (48). Keduanya bahkan melukai korban hingga tak sadar lalu membuangnya ke pinggir jalan.
Perbuatan jahat itu dilakukan AK pada Kamis (28/1) sekitar pukul 20.30 WIB. Peristiwa tersebut viral di sejumlah media massa setelah warga menolong sopir rental pick-up tersebut.
“Pelaku melancarkan aksinya dengan berpura-pura merental mobil korban untuk mengangkut barang-barang pindahan rumah di Sukadiri. Sebelumnya pelaku meminta lepas kunci namun korban menolak,” kata Kapolres Kota Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro, Senin (15/2/2021).
Belakangan terungkap, AK tengah butuh uang untuk menebus sertifikat rumah yang digadaikan untuk berjudi online. Pria asal Desa Sindang Sari ini seketika pendek akal. Dia pun lalu berniat melakukan kejahatan.
“Kenekatannya karena pelaku terlilit utang judi online,” beber mantan Kapolres Gresik ini.
AK kemudian bertemu dengan korban di depan Plaza Kotabumi, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Saat itu AK mengatakan ingin menyewa mobil pick-up korban.
Tawarkan AK langsung diamini korban. Sebab perekonomian tengah anjlok saat pandemi Covid-19. Korban bersama pelaku lalu bergegas untuk memindahkan barang-barang di rumah ke Sukadiri, Kabupaten Tangerang.
Sebelum ke Sukadiri, AK rupanya lebih dulu minta diantar ke Kampung Liat, Desa Pangadegan, Pasar Kemis. Disana S sudah siap untuk dijemput AK.
“Begitu sampai, S ambil satu bongkahan batu lalu disimpan di dalam mobil dan pelaku bilang bahwa barang pindahannya sudah dibawa dengan mobil lain,” imbuh peraih gelar polisi teladan se-Jawa Timur ini.
Tujuan pun dirubah. AK lalu mengajak korban mengambil limbah di Kampung Ketos, Desa Sindang Sari, Pasar Kemis. Disana, AK memukul kepala korban dengan batu yang disiapkan S.
“Korban pingsan dengan luka terbuka di bagian kepala berlumuran darah. Lalu kedua pelaku membawa mobil milik korban,” ucap Kombes Wahyu.
Lanjut Kapolres, kedua penjahat ini kemudian menyerahkan hasil kejahatan kepada seorang penadah berinisial J. Polisi pun meringkus pria tersebut di Jakarta Utara.
“Untuk tersangka J kita jerat Pasal 480 KUHP tentang penadahan barang curian dengan ancaman hukuman penjara selama 4 tahun,” pungkasnya. (Imam)

 33 total views

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *