oleh

5.918 Pendemo Omnibus Law Diamankan Polri di Seluruh Indonesia

POSKOTA.CO – Sebanyak 5.918 orang diamankan Polri di seluruh Polda di Tanah Air terkait unjuk rasa menolak Omnibus Law atau UU Cipta Kerja pada Kamis (8/10/2020). Ribuan orang ditangkap lantaran diduga melakukan perusakan, pembakaran dan kericuhan disejumlah wilayah.

Dari ribuan orang yang ditangkap, sebanyak 240 orang dinaikkan statusnya ke tahap penyidikan dan 87 orang ditetapkan sebagai tersangka.

“Dalam aksi demonstrasi yang berujung anarkis, Polri menangkap 5.918 orang,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Sabtu (10/10/2020).

Penegakan hukum terhadap para pendemo yang diduga melakukan anarki, menurut Irjen Argo, untuk menjaga wibawa negara.

“Ini sebagai upaya Polri menjaga wibawa negara sekaligus memelihara ketertiban dan keamanan masyarakat. Negara tidak boleh kalah oleh premanisme dan intoleran,” tegas jenderal bintang dua itu.

Dari 5.918 orang yang diamankan, lanjut Argo, sebanyak 145 orang di antaranya reaktif Covid-19 setelah dilakukan rapid test.

“Polri menemukan 145 orang reaktif covid-19 dari para pendemo yang diamankan,” ujarnya.

Polri mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat mahasiswa dan buruh yang menolak UU cipta kerja untuk melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). (omi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *