oleh

Warga Yogyakarta di Jabodetabek Dukung Petisi  Sultan HB II Jadi Pahlawan Nasional

POSKOTA.CO – Ribuan warga keturunan Jogjakarta yang berdomisili di Jabodetabek melalui Yayasan Nusantara mendaftarkan Sultan Hamengkubuwono (HB) II sebagai pahlawan nasional dengan melakukan penggalangan petisi karena jasa dan perjuangan semasa hidupnya kosisten melawan negara penjajah Indonesia yakni Belanda dan Inggris.

“Kegiatan penggalangan petisi mendukung usulan Sultan HB II sebagai pahlawan nasional sebetulnya sudah dilakukan sejak tahun 2006 termasuk saat mengajukan Sri Sultan Hamengkuwobono I sebagai pahlawan nasional,” kata Sektretaris Trah Ngarsa Dalem Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Sultan Hamengku Buwono II, Fajar Bagoes Poetranto, di Jl. Raya Margonda, Depok, Selasa (23/6/2020)

Yayasan Nusantara juga beralasan Sultan HB II layak jadi pahlawan nasional karena  konsisten melawan Belanda dan Inggris. Tentunya, pihaknya mohon doa dan dukungan masyarakat Indonesia, masyarakat Jogjakarta, Sultan Hamengku Buwono II dapat dianugerahi sebagai pahlawan nasional RI

Petisi galang dukungan itu juga menuliskan bahwa Sultan HB II lahir di lereng Gunung Sindoro, 7 Maret 1750 dari Permaisuri Sri Sultan HB I, serta  mencantumkan uraian sejarah panjang perlawanan Sri Sultan HB II melawan VOC demi melindungi Keraton Yogyakarta.

Menurut dia, Sultan HB II mengerahkan seluruh pekerja dari keraton untuk membangun tembok Baluwarti yang mengelilingi alun-alun, dengan 13 meriam ditempatkan depan Keraton untuk meningkatkan pertahanan. Semua dilakukan agar berdirinya Benteng Rustenburg bisa gagal.

Keluarga Trah Hamengkubuwono II tetap akan memperjuangkan pengajuan Sri Sultan Hamengku  Buwono II ke pemerintah sebagai pahlawan nasional meski pihak keraton Jogja tidak mendukung pengajuan tersebut. Perjuangan Sri Sultan Hamengku Buwono II harus dicatat oleh negara sebagai catatan  sejarah kelak anak bangsa bahwa HB II tidak pernah berkompromi terhadap kolonial,”  katanya.

Mengenai pihak keraton Jogya tidak mau terlibat dalam pengusulan HB II menjadi pahlawan nasional, imbuh dia, itu salah besar karena menurut undang-undang pengusulan pahlawan nasional harus direkomendasikan pemerintah daerah untuk diusulkan ke Kementerian Sosial  notabene Gubernur Jogjakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X dan sudah diajukan sejak tahun 2006 lalu ke Dinas Sosial Kota Jogjakarta.

Selian mengelar acara galang petisi HB II menjadi pahlawan nasional pihaknya juga melakukan seminar saresehan, napak tilas, dan istiqosah. Termasuk mengelar seni dan budaya serta pertunjukan wayang kulit . (anton/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *