JAKARTA-Pameran Pendidikan Tinggi Eropa (European Higher Education Fair (EHEF) tahun ini akan kembali digelar untuk ke-17. Sebanyak 104 kampus ternama akan ditampilkan sekaligus menawarkan lebih dari 1000 beasiswa bagi para calon mahasiswa.
“Tahun ini pameran akan kami gelar di dua kota yakni Jakarta dan Yogyakarta,” kata Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Denis Chaibi dalam keterangannya, Selasa (28/10/2025).
Menurut Denis, untuk yang di Jakarta pameran akan digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta pada 8–9 November 2025. Sedangkan di Yogyakarta akan diselenggarakan di Gelanggang Inovasi dan (GIK) Yogyakarta pada 6 November 2025.
Baik yang berlangsung di Jakarta dan Yogyakarta, pameran tahun ini akan menghadirkan berbagai peluang pendidikan tinggi di Uni Eropa. Dalam pameran ini pula akan ditawarkan berbagai skema beasiswa.
Danis juga menjelaskan setiap tahun lebih dari 4.000 pelajar dan akademisi berangkat untuk studi di Eropa. Mereka menempuh pendidikan baik atas biaya sendiri maupun para penerima beasiswa.
Selain itu Denis mengatakan, untuk tahun ini tersedia lebih dari 1,000 beasiswa kepada para pelajar dan akademisi Indonesia untuk menempuh pendidikan di Eropa, melalui program Erasmus+ dan melalui skema beasiswa nasional dari negara-negara anggota Uni Eropa (EU).
Indonesia mencatatkan jumlah mahasiswa terbesar kedua dari negara di Asia yang berkuliah di Eropa dan India berada di urutan pertama. Oleh karena itu Denis berharap agar lebih banyak lagi pelajar dan mahasiswa yang datang untuk belajar ke Eropa.
Dalam pameran kali ini pengunjung berkesempatan untuk bertemu dengan tak kurang dari 104 institusi pendidikan tinggi Eropa serta dari Indonesia seperti Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Beasiswa Garuda. Selain itu, pengunjung dapat mengeksplorasi program studi dan kesempatan mendapatkan beasiswa yang jumlahnya cukup banyak tersedia di Eropa.
Terbuka Jalin Kemitraan
Denis menambahkan EHEF, membuktikan komitmen Uni Eropa untuk mendukung mahasiswa Indonesia yang ingin menempuh pendidikannya di benua tersebut. Dan bagi institusi pendidikan tinggi Indonesia yang ingin menjalin kemitraan dengan institusi pendidikan tinggi Eropa, EHEP senantiasa terbuka dalam berbagai kesempatan.
EHEF sendiri merupakan momen penting bagi pelajar, orang tua, dan profesional muda untuk mengenal berbagai ragam pilihan pendidikan tinggi dan penelitian di Eropa.
Direncanakan pameran mendatang akan menghadirkan perguruan tinggi dari Belgia, Jerman, Irlandia, Spanyol, Perancis, Italia, Latvia, Hongaria, Belanda, Austria, Polandia, Romania, Slovakia, Finlandia, Swedia, serta EU dan Indonesia.
Selain pameran utama, EHEF Indonesia 2025 juga akan menghadirkan presentasi dari tiap-tiap negara anggota EU, dan khusus di Yogyakarta akan tersaji berbagai sesi kelas (breakroom) yang akan menjelaskan keunggulan tiap-tiap institusi pendidikan tinggi peserta pameran, berbagai tips untuk sukses menempuh studi, dan termasuk diskusi tentang keberlanjutan dan inovasi teknologi hijau.
“Dengan berinvestasi dalam kemitraan dan peluang pendidikan, EU berkomitmen untuk memberdayakan generasi pemimpin global berikutnya dan berkontribusi pada masa depan yang lebih terhubung, sejahtera, dan tangguh,” pungkas Chaibi.(fs)







Komentar