oleh

Surya Tailor: Di Tengah Pandemi Ada Harapan dan Keyakinan

-Daerah-133 views

POSKOTA.CO – Tragedi kemanusiaan yang ditimbulkan karena pandemi virus Corona (Covid-19) di awal tahun 2020 yang kemudian menjangkit dan menyebar ke hampir seluruh dunia. Ekonomi dibuat lumpuh.

Masyarakat menengah ke bawah langsung mendapat imbas dari keadaan ini, dari mulai ditutupnya semua aktifitas pendidikan, perkantoran, tempat ibadah dan PHK besar-besaran sebagia efek domino yang dirasakan akibat pandemi Covid-19.

Potret kehidupan inipun sangat dirasakan sekali oleh Surya Tailor warga Desa Karang Tengah Kecamatan Karang Sembung Cirebon Jawa Barat, penerima jasa jahit vermak levis juga spesialis bekam di ruhyah, karena minimnya order pesanan jahitnya.

Kepada awak media POSKOTA.co saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (30/4/2020), dirinya menyampaikan keprihatinan atas jasa jahitnya di bulan Ramadan yang biasanya ramai mendapatkan pesanan jahit dan vermak levis menjelang Lebaran kini belum satupun menerima pesanan jasa jahit dan vermaknya ditengah wabah Covid-19.

“Penghasilan saya jauh menurun bahkan hampir dikatakan minim sebagai akibat dari dampak Covid-19, di bulan Ramadan kali ini yang biasanya sehari ga hilang dari 200 ribu sekarang akibat pandemi Covid-19 ini sama sekali tidak ada pesanan, bahkan bahan pakaian yang akan dijahit untuk di pakai saat lebaran nanti ada juga hanya satu dua itupun pakaian bekas yang minta diperbaiki, Ya dari pada gak ada kerjaan ya saya lumayankan buat makan sehari-hari saja sekalian nunggu berbuka puasa,” ungkapnya.

Menurutnya tetap disyukuri sebagai ibadah untuk mencukupi kebutuhan anak istri di rumah apalagi di bulan Ramadan yang penuh keberkahan, dirinya optimis dan yakin situasi ini akan segera pulih dengan datangnya bulan Ramadan, wabah, bala, kesulitan hidup akan Allah akhiri tentu dengan harapan semua manusia semakin mendekatkan diri kepada Yang Mahakuasa.

“Dengan ditimpakannya wabah kepada kita, kalau masih saja banyak yang tidak puasa dan masih bermaksiat serta belum sadar ya wallahu a’lam, entah sampai kapan keadaan ini akan berakhir jelas dalam firman Allah tidak akan mengubah suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mau mengubahnya,” pungkasnya. (wahydn)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *