oleh

Aslap Dapur 3 MBG Cidahu Sebut Masyarakat Perlu Paham Tolok Ukur Gizi

KUNINGAN-Asisten Lapangan (Aslap) Dapur 3 Makanan Bergizi Gratis (MBG) Cidahu, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Yayan Henri Danisukmara menyebut, masyarakat perlu pemahaman yang tidak keliru tentang tolok ukur gizi. Hal tersebut diungkapkannya kepada POSKOTAONLINE.COM, melalui sambungan WhatsApp (WA), Senin (3/8/2026).

Menurutnya, soal gizi, terkadang banyak yang keliru dalam pandangan masyarakat awam. Seringkali kata Yayan, banyaknya makanan yang diberikan menjadi tolak ukur. Bahkan, ada masyarakat yang menghubungkan tentang gizi itu, berkaitan dengan rasa yang menyertai dari makanan yang tersaji.

“Sebelum makanan itu disajikan, ahli gizi sudah terlebih dulu menghitung angka kecukupan gizi dari setiap porsi untuk berbagai kategori,”jelasnya.

Dirinya sempat mengutip juga dari penyampaian ahli gizi, Noer Alda Ramadanti yang menyatakan, memang terdapat arahan untuk diversifikasi asupan karbohidrat, tidak hanya bertumpu pada nasi.

“Atas dasar itu, variasi yang disajikan terjadwal setiap hari Jum’at, dengan sajian bubur kacang, jasuke atau roti,”paparnya.

Dijelaskan Aslap Yayan, setiap katagori mempunyai ukuran tersendiri tentang kecukupannya. Bukan ada pada patokan kenyang ataupun rasa yang menyertai makanan yang disajikan.

“Disinilah peran semua pihak untuk melakukan edukasi dan sosialisasi terhadap masyarakat tentang MBG, termasuk menjelaskan seputar menu dan gizi,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SPPG setempat, Deden Rusmana mengemukakan, jika pihaknya tidak anti kritik. Hanya mencoba mengingatkan, agar kritik dan saran dari publik disampaikan melalui saluran yang lebih tepat, dengan tujuan mempercepat dilakukan respon oleh pihaknya.

“Silahkan disampaikan kepada kader atau PIC masing-masing kelompoknya,”saran Deden.

Pada akhir pembicaraan, Kepala SPPG ini mengajak seluruh komponen, termasuk insan pers dapat mengambil bagian untuk edukasi terhadap masyarakat.

“Kolaborasi dan sinergitas yang tepat diyakini akan menghasilkan capaian program ke arah yang lebih baik,”pungkasnya. (Cep/fs.).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *