oleh

Penyelenggara Lomba Mancing Divonis Denda Rp700 Ribu Melanggar PPKM Darurat

POSKOTA. CO – Penyelenggara lomba mancing berhadiah puluhan juta rupiah di Pemancingan Adhi Raja Deluna, Jl. Karya Bhakti Gg. Anggrek RT.02 RW 05 Kelurahan Tanah Baru, Beji, Kota Depok yang melanggar Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di masa pendemi Covid-19 divonis pidana bayar denda Rp 700 ribu dan subsidair 2 bulan kurungan penjara.

Terdakwa Maladi telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana Menghalangi pelaksanaan penanggulangan Wabah dan melanggar melanggar Pasal 14 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, kata Hakim Ketua Andi Musafir dihadapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hengki Charles dan Nur Adjie, dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Senin (8/11/2021).

Terdakwa dinyatakan bersalah mengelar lomba mancing tanpa izin dari Pemerintah setempat atau Satgas Covid-19, diadakan pada Sabtu, 10 Juli 2021, sekira pukul 09.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB di Pemancingan Adhi Raja Deluna Jl. Karya Bhakti Gg. Anggrek RT.02/RW.05 Kel. Tanah Baru, Beji.

Akibat kegiatan tersebut terjadi kerumunan dan kedamaian yang bertentangan dengan PPKM darurat di wilayah Kota Depok dimasa pandemi COVID-19, ujarnya untuk barang bukti berupa 1 buku berisi nama pemancing, 1 baskom warna kuning, 60 bola pingpong bertuliskan angka untuk undian lapak, 1 buah galon air untuk mengocok nomor lapak dinyatakan, dirampas untuk dimusnahkan.

Dalam tuntutan sebelumnya JPU Hengki Charles dan Nur Adjie, menuntut Terdakwa Maladi dengan denda Rp 1 juta subsidair kurungan dua bulan penjara karena terbukti bersalah meyelenggarakan lomba mancing yang menimbulkan keramaian di saat PPKM darurat di Kota Depok.

Sebelum melaksanakan lomba mancing hari Sabtu (10/7) ternyata terdakwa Maladi hari Jumat (9/7) menyebarkan informasi terkait pelaksanaan lomba mancing melalui Whatsapp sebagai undangan lomba mancing ke grup-grup mancing dan kontak pribadi yang sudah menjadi langganan di Pemancingan Deluna.

Dari data di buku peserta menyebutkan, yang hadir dalam lomba tersebut, ada 49 orang ditambah kedi mancing sekitar 15 orang dan staf pemancingan termasuk terdakwa dengan total sejumlah 66 orang, katanya. (anton/sir)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *