oleh

Paling Terdampak Covid-19, Pariwisata Kabupaten Kuningan Perlu Strategi untuk Bangkit

POSKOTA.CO – Semenjak virus Corona atau Covid-19 ditetapkan sebagai pandemi global oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) memberikan banyak sekali dampak negatif untuk berbagai sektor. Tidak hanya membawa dampak pada gangguan kesehatan saja di berbagai negara, namun dampak virus Corona juga terjadi pada sektor pariwisata.

“Pariwisata adalah salah satu bidang yang paling merasakan dampak dari Covid-19, dari sana bisa berkaitan kepada pendapatan daerah, lapangan pekerjaan dan lain-lain. Tapi pariwisata jugalah yang akan mengembalikan perekonomian kita pada saat pandemi ini selesai,” tutur Wakil Bupati Kuningan HM Ridho Suganda SH, MSi, saat memberikan pembinaan kepada pejabat struktural di lingkungan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Senin (4/5/2020), dilansir dari Humas Pemkab Kuningan.

Dalam kegiatan yang digelar di aula rapat dinas setempat, Wabup mengungkapkan, sudah seharusnya Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam hal ini Disporapar memikirkan langkah dan strategi dalam usaha bangkit dari keterpurukan akibat Covid-19. Karena Kabupaten Kuningan, sambungnya, merupakan kabupaten yang kaya akan pariwisata.

“Salah satu upaya untuk mengembalikan perekonomian melalui dunia pariwisata pasca Covid-19 ini adalah dengan tetap menjaga sektor pariwisata kita. Saat ini Pemkab Kuningan tengah fokus dalam hal mencegah, mengobati, dan melakukan langkah-langkah memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Namun jangan sampai lupa untuk mempersiapkan langkah setelah pandemi ini berakhir,” imbuhnya.

Selanjutnya Wakil Bupati meminta, Disporapar untuk menyiapkan berbagai langkah dan inovasi untuk mendongkrak dan memajukan sektor pariwisata di Kabupaten Kuningan, mulai dari penataan lokasi wisata, melengkapi sarana dan prasarana, serta meningkatkan promosi melalui teknologi informasi.

“Sebagai kabupaten wisata tentu perlu ditunjang oleh sarana dan prasarana wisata yang memadai. Kita perlu membentuk tourism information untuk mempromosikan wisata kita, apalagi kita dekat dengan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka. Kalau perlu kita menempatkan ‘tourism information’ di sana, jadi kita bisa langsung mempromosikan wisata di Kabupaten Kuningan kepada para penumpang pesawat yang ada di sana. Selain itu, manfaatkan perkembangan teknologi informasi, manfaatkan media sosial sebagai sarana informasi wisata kita,” ungkapnya.

Wabup berharap, sektor pariwisata di Kabupaten Kuningan dapat maju dan berkembang, karena menurutnya, akan berdampak pada peningkatan perekonomian dan mampu menyerap banyak tenaga kerja. (ns)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *