oleh

Kendala Pemkot Tasikmalaya Tangani Corona

POSKOTA.CO – Kasus positif Corona di Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, bertambah empat orang. Dengan demikian, per Jumat (17/4/2020) hari ini total kasus positif corona menjadi 25 orang.

Diakui Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, memang tak mudah memutus mata rantai penularan corona. Karena keterbatasan jumlah tenaga medis, ruang isolasi yang tidak terpusat, serta rendahnya kedisiplinan masyarakat.

Menurut Budi, pihaknya masih kerap menemukan sejumlah orang yang tak memakai masker dan berkerumun. Padahal, pemerintah bahkan telah memberikan masker secara cuma-cuma.

“Kendala terbesarnya itu. Kedisiplinan masyarakat masih lemah. Sebesar apapun pemerintah memutus rantai penularan, akan sia-sia kalau masyarakat masih begitu,” ujarnya.

Lanjut Budi, kenaikan rata-rata empat sampai lima kasus positif corona per hari juga konsekuensi dari kegiatan intensif Pemkot Tasikmalaya melakukan penelusuran kontak pasien positif sebelumnya. “Hasilnya seperti ini, bahkan bisa terus bertambah,” kata Budi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat, mengatakan bertambahnya kasus positif corona karena pemkot terus melakukan rapid tes kepada warga. Sampai saat ini telah 1.600 orang yang diperiksa.

Jadi, tenaga medis sangat dibutuhkan. Karena dokter dan perawat yang tersedia saat ini tidak semuanya fokus menangani corona.

“Menangani pasein lain juga ada. Karena pelayanan selain ke covid juga harus tetap jalan. Nah memenuhi kekurangan medis tadi, kami bentuk relawan-relawan dari mahasiswa bidang kesehatan,” tuturnya. (daf)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *