oleh

Ditengah Genjotan Program ‘Kuningan Caang’,  Masih Ada Warga Tempati Rumah Tanpa Listrik

POSKOTA.CO-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan Jawa Barat, pada 2023 ini mencanangkan Program Kuningan Caang bisa dirampungkan. Hal tersebut sebagai implementasi dari rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) pada masa kepemimpinan Bupati/Wakil Bupati Kuningan saat ini (periode 2018 – 2023).

Informasi yang didapat dari pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan, setidaknya wilayah ujung timur Jawa Barat itu menargetkan 16.000 titik cahaya akan tersebar dan terpasang melalui program Kuningan Caang dimaksud.

Namun, satu hal yang menarik perhatian, saat pemerintah daerah sedang menggadang-gadangkan program Kuningan Caang, pada saat bersamaan ketika Poskota.co melakukan penelusuran dilapangan, ternyata masih ditemukan warga di kabupaten berjuluk Kota Kuda menetap di sebuah rumah ‘gelap’ (tidak ada listrik.red).

Sebut saja Asih (50),  seorang janda bertempat tinggal di Dusun Manis RT 02/RW 01, Desa Jatimulya Kecamatan Cidahu, menetap di sebuah rumah miliknya yang hingga saat ini belum terpasang listrik.

Selain itu, kondisi bangunan rumahnya juga cukup memprihatinkan. Terutama bagian atap dan lantai rumah. Rumah wanita yang memiliki dua putri itu juga tanpa dilengkapi dengan sarana kamar mandi, cuci dan kakus (MCK).

Ketika dikonfirmasi Poskota.co di ruangan kerjanya, Jumat (14/04/2023), Kepala Desa Jatimulya, Ahmad Jayadi membenarkan apa yang dialami warganya itu.

“Kami pemerintah desa didampingi Babinsa sudah langsung meninjau rumah kediaman Bu Asih,”ucapnya.

Dia mengatakan, turut prihatin dengan keadaan yang dilihatnya.

“Rumah itu tidak ada fasilitas listrik, tidak ada kamar mandi serta lantainya juga masih beralaskan tanah, keadaan tersebut memberikan kesan rumah yang kurang sehat,”terangnya.

Pada rumah berukuran relatif kecil itu kata Kades, Asih juga ditemani dua putrinya.

“Bu Asih menjadi seorang ibu yang juga merupakan tulang punggung bagi keluarga,”ungkapnya.

Sehubungan hal tersebut,  pemerintah desa lanjutnya, berinisiatif mengulurkan bantuan untuk membantu meringankan beban warganya itu.

“Pemdes Jatimulya dengan sukarela sudah  menyampaikan bantuan uang alakadarnya, semoga bermanfaat bagi yang bersangkutan,”ujarnya.

Tidak hanya sebatas itu, pria yang biasa disapa Kang Ajay menyampaikan, untuk warga pra sejahtera seperti Bu Asih, akan diprioritaskan juga memperoleh bantuan rehabilitasi rumah dari pemerintah melalui program rumah tidak layak huni (rutilahu).

“Insya Allah kami akan bantu juga fasilitas kompor dan tabung gas supaya Bu Asih tidak lagi perlu mencari kayu bakar ke hutan untuk memasak,”pungkasnya.(cep/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *