oleh

Sindikat Pengedar Tembakau Sintetis Digulang Polisi di Bogor

POSKOTA.CO-Sembilan pengedar tembakau sintetis digulung polisi dengan bukti 185 kg lebih. Untuk mengelabui polisi, tembakau haram itu dijual para pelaku dengan kemasan snack melalui media sosial.

Para pelaku disergab di sebuah rumah kontrakan kawasan Bogor, Jawa Barat. “Tembakau sintetis yang kami ungkap dari kawasan Bogor itu dikemas seperti snack dan kemasan kue, tujuannya mengelabui polisi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Senin (31/5/2021).

Tembakau sintetis tersebut menurut Kombes Yusri dipasarkan melalui media sosial oleh otak pelaku yang masih berstatus DPO. Melalui media sosial itu, pelaku juga mencantumkan tabel harga sesuai paket nya.

Harga satu paket kecil berisi 10 gram seharga Rp800 ribu dan ada pula peket besar berisi 100 gram perpaketnya seharga Rp5,5 juta. “Dipesan melalui medsos dan ada yang mengatur bagaimana mengambil barangnya, mengirim barangnya dan menagih uang. Apakah itu melalui transfer maupun melalui cash, tergantung kesepakatan,” tuturnya.

Peredaran tembakau sintetis itu dilakukan secara sistematis, antara pemesan, kurir, penjual dan produksi. Pengendali market dan pengendali produksi tak saling bertemu, hanya berkomunikasi via medsos saja.

Adapun sistem komunikasinya menggunakan semacam kode-kode tersendiri saat ada satu-dua orang kurir, produsen, atau penjual yang hendak bertemu otak pengendalinya.(omi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *