oleh

Polda Metro: Tindakan Petugas Insiden KM 50 Sudah Sesuai SOP

POSKOTA.CO-Polda Metro Jaya mengeluarkan sikap terkait putusan majelis hakim yang membebaskan dua anggota polisi terdakwa dalam kasus unlawful killing di KM 50.

Dua anggota polisi, yakni Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda Mochammad Yusmin Ohorella tidak dapat dikenai pidana karena tindakan yang dilakukan masuk dalam kategori pembelaan terpaksa dan pembelaan terpaksa yang melampaui batas.

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan. Jumat (18/3/2022) terkaitnya bebasnya dua anggota Polda Metro Jaya dari tuduhan penembakan terhadap 6 Laskar FPI. “Tindakan yang dilakukan masuk dalam kategori pembelaan terpaksa dan pembelaan terpaksa yang melampaui batas,” kata Kombes Zulpan di Polda Metro Jaya.

Dalam hal ini lanjut Zulpan, Polda Metro Jaya memiliki sikap. Pertama, Polda Metro Jaya menghormati putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang sudah dilaksanakan secara transparan dan terbuka. Dalam putusan pengadilan menegaskan tindakan, apa yang dilakukan Briptu Fikri dan Ipda Yusmin sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini memutuskan, apa yang dilakukan kepolisian di peristiwa KM 50 sesuai dengan SOP yang berlaku. Hal itu menjadikan anggota kepolisian khususnya di bawah Polda Metro Jaya semakin profesional dalam bertugas.

Ke depan, Polda Metro Jaya semakin profesional lagi dalam bertugas di lapangan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.(omi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.