POS KOTA. CO – Mantan istri pengawal pribadi Presiden RI Ir. Soekarno yaitu Oma Koesno, 91, menerima bantuan paket sembako dan obat obatan dari puluhan anggota wartawan yang tergabung dalam Paguyuban Wartawan Depok (PWD) berkaitan masa pandemi Covid-19 serta rangkaian kegiatan menyambut Hari Pers Nasional (HPN) bulan Pebruari 2021 mendatang.
“Alhamdulillah… Nenek kami Oma Koesno yang juga mantan istri almarhum CPM Koesno yang sempat juga menjadi pengawal pribadi Presiden RI Pertama Ir. Soekarno mendapatkan bantuan perhatian dari rekan wartawan di Kota Depok khususnya anggota PWD, ” kata Aldy Revaldy mendapingi neneknya Oma Koesno, Rabu (27/1/2021).

Kehadiran puluhan anggota wartawan yang tergabung dalam PWD Depok di rumah kontrakannya sekitar Ruko Permata Puri 1 Cimanggis Kota Depok tentunya sangat berarti bagi Oma Koesno yang telah lanjut usia terlebih kini dalam kondisi sakit sakitan serta masa pandemi Covid-19 yang sangat membutuhkan perhatian pemerintah pusat maupun Pemkot Depok sebagai salah satu pejuang kemerdekaan.
Menurut dia, bantuan berupa paket sembako dan obat obatan tentunya sangat berarti bagi Oma Koesno dimasa tuanya. “Namun lebih berharga lagi bagi istri CPM Koesno yang aktif di CPM Guntur dari tahun 1942 sampai 1962 merupakan perhatian serta silahturahmi bagi generasi muda sekarang khususnya wartawan tergabung dalam PWD Kota Depok, ” tuturnya.
Diakuinya, selama ini kehidupan Oma Koesno tentunya sangat memprihatinkan karena hanya dapat menumpang di rumah kontrakan anaknya di kawasan Permata Puri Indah, Cimanggis. “Kami keluarga besar almarhum CPM Koesno yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata petak v no makam 120 tentunya berharap ada perhatian dari pemerintah pusat dan Pemkot Depok, ” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua PWD Depok M. Ferry Sinaga, mengatakan ini salah satu bentuk perhatian kalangan wartawan PWD Kota Depok terhadap nasib para pejuang kemerdekaan yang masih hidup dengan kondisi kehidupan memprihatinkan dan sangat membutuhkan perhatian maupun bantuan moril maupun materil dari generasi penerus sekarang ini.
“Bentuk bantuan memang tidak seberapa tapi rasa empati dan simpati kepada para pejuang kemerdekaan yang masih hidup dan membutuhkan uliran tangan, ” tuturnya yang menambahkan bakti sosial dan pemberian bantuan itu juga diberikan kepada warga Depok yang sangat membutuhkan termasuk warga miskin karena kondisi pandemi Covid-19. (anton/sir)







Komentar