POSKOTA.CO – Gara-Gara Tidak ada Perbaikan Pipa bocor milik PDAM Tirta Rangga, Kabupaten Subang yang terjadi di jalan Tanjungwangi, jika dihitung dengan angka rupiah bisa mencapai ratusan juta rupiah. Alasan tersebut terbukti oleh saksi mata warga setempat bahwa kebocoran pipa PDAM di Tanjungwangi sudah hampir 2 bulan lebih tidak diperbaiki.
“Saya sudah sampaikan ke petugas PDAM jika ada yang datang tolong diberbaiki pipa airnya, saya sampaikan itu sebulan yang lalu tapi sampai sekarang tetap aja ga diperbaiki bahkan cuma ditutup sama ban mobil saja,” Kata Indri Warga Tanjungwangi, Subang, Jumat 25 Februari 2022.
Indri juga mengatakan bahwa bukan disatu lokasi saja yang bocor tetapi ada dua titik lainnya.
“Kalau sore saya dagang pecel lele suka ada kebocoran air juga disana dan itu sering banget, perbaikan dan pengawasannya ga ada sama sekali,” Kata Indri
Jika dalam hitungan bocor air pipa PDAM perhari dalam hitungan harga yang sudah ditetapkan Kenaikan tarif baru sesuai surat edaran No. 970/624/PERUMDATRS sebesar Rp.4000 yang sudah diberlakukan di bulan Januari tahun 2020 lalu
Jika dihitung Rp.4000 permeter kubik dikalikan 24 Jam air terus mengalir sudah berapa rupiah terbuang percuma bahkan jika dikalikan selama 2 bulan kebocoran pipa bisa dihitung kerugian Pendapatan daerah subang akan semakin membengkak bisa mencapai ratusan juta rupiah.
Jika PDAM tidak ada perbaikan dan pengawasan otomatis kantong keuangan PAD Subang bakal menipis akan terus merugi bahkan bisa mencapai milliaran rupiah jika saat ini tidak ada tindakan mengenai kasus bocornya pipa PDAM di wilayah Tanjungwangi.
Saat dikonfirmasi pihak PDAM Tirta Rangga Pusat belum memberikan penjelasan soal kebocoran hampir 2 bulan tersebut, bahkan diminta Poskota.co untuk tidak memberitakan kebocoran air tersebut.(hrn/sir)







Komentar