oleh

Gerebek Lumpur, Saluran Jalan Pejambon Dipenuhi Sampah Botol Air Mineral

POSKOTA.CO – Saluran air makro sepanjang, Jalan Pejambon RW 01 Gambir, diobok-obok petugas gabungan saat gerebek lumpur, Minggu (1/11/2020).

Kegiatan gerebek lumpur yang di gelar hari ini secara serentak di wilayah Jakarta Pusat merupakan kerja bakti dalam penanganan genangan air di musim penghujan.

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Gambir, Satino menerangkan, pada kegiatan gerebek lumpur di pusatkan di saluran makro, Jalan Pejambon RW 01, Gambir meliputi panjang 100 meter lebar saluran 80 cm.

Petugas mengangkut sampah pada kegiatan gerebek lumpur di Jalan Pejambon RW 01, Gambir. (van)

“Selain lumpur, saluran air ini juga dipenuhi sampah botol air mineral. Volume sampah yang berhasil dibersihkan sebanyak 5 meter kubik (M3). Kebanyakan itu sampah botol air mineral sudah di karungi 5 kali tumpukan karung. Sedangkan, sendimen lumpurnya 30 cm,” ungkap Satino saat dihubungi POSKOTA.CO, lewat seluler, Minggu (1/11/2020).

Satino menambahkan, untuk aliran air menjadi lancar, sebanyak 20 satgas SDA diterjunkan untuk membuat crosingan baru.

“Saat ini, satgas SDA sedang membuat crossingan sepanjang 30 meter. Sehingga nanti saluran penghubung ini dapat berfungsi mengalir ke Kali Anak Ciliwung di kawasan wisata religi Masjid Istiqlal,” ujarnya.

Saluran air makro Jalan Pejambon RW 01 Gambir banyak botol air mineral. (van)

Sementara itu, Kasatpel Lingkungan Hidup (LH) Kecamatan Gambir, Kiting Kartana menambahkan, pada kegiatan kerja bakti gerebek lumpur di lokasi, Jalan Pejambon, RW 01, Gambir mengerahkan 10 pasukan oranye dari petugas Penyedia Jasa Layanan Perorangan (PJLP) LH Kecamatan Gambir.

“Ada 10 pasukan oranye dan armada satu truk sampah type-r yang membantu pada kegiatan gerebek lumpur. Volume sampah yang diangkut 2 M3 langsung dibuang ke Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat,” kata Kiting Kartana.

Pada kegiatan gerebek lumpur tersebut dihadiri staf Irbanko Jakarta Pusat, Camat Gambir, Sekcam, para Lurah dan Satpol PP, Bina Marga (BM) serta petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) pengurus RT/RW, petugas Juru Pemantau Jentik (Jumantik) dan warga masyarakat. (van/sir)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *