oleh

Forum KB FKPPI 1022 Kota Depok Menolak Hasil Muscab FKPPI Depok Tahun 2023

POSKOTA.CO – Sejumlah pengurus rayon dan anggota Keluarga Besar (KB) FKPPI Kota Depok dengan tegas menolak hasil musyawarah cabang (Muscab) FKPPI Kota Depok tahun 2023 yang dilaksanakan 23 Juli 2023 lalu karena dinilai banyak kejanggalan dalam pemilihan calon Ketua FKPPI Kota Depok periode tahun 2023 – 2028 mendatang.
“Kami sepakat menolak hasil Muscab FKPPI Kota Depok tanggal 23 Juli 2023 karena banyak kejanggalan dalam pemilihan Ketua FKPPI Kota Depok yang dimenangkan salah satu kandidat,” kata Edmon Djohan, salah satu pendiri FKPPI Kota Depok, Selasa (2/8).
Pelaksanaan Muscab FKPPI Kota Depok tahun 2023 untuk memilih Ketua FKPPI Kota Depok periode 2023 – 2028 diduga banyak kecurangan, interpensi serta pemilih tidak sesuai aturan yang berlaku dalam Tata Tertib (Tatib) pemilihan calon Ketua FKPPI Kota Depok.
Tidak hanya masalah Tatib pemilihan, imbuhnya namun beberapa anggota yang memiliki hak suara dalam pemilihan juga diduga sudah direncanakan untuk memenangkan salah satu kandidat dalam Muscab FKPPI Kota Depok sehingga banyak suara yang tidak sah. “Mereka tidak punya hak pilih tapi salah satu pengurus PD FKPPI Jabar yang hadir mengesahkan hak pilih yang disodorkan panitia,” tuturnya.
Menurut dia, bukan hanya itu tapi Tatib yang dibuat untuk peserta Muscab FKPPI Kota Depok ternyata hanya ‘copy paste’ dari Muscab FKPPI Kabupaten Bogor dan peserta Muscab FKPPI Kota Depok tidak diberikan kesempatan untuk membaca, menelaah dan mengoreksi Tatib yang disodorkan tapi langsung ada pemilihan Ketua FKPPI Kota Depok,” tegasnya.
Terkait masalah ini, Edmon Johan yang juga salah satu kandidat Ketua FKKPI Depok, menegaskan ke tujuh Rayon FKPPI Kota Depok meminta Muscab FKPPI Depok tidak sah dan akan menyampaikan ke pengurus FKKPI Propinsi Jabar hingga Pusat bahkan siap mengugat ke pengadilan. (anton)

teks foto:
Satu pendiri FKPPI Depok, Edmon Djohan bersama anggota Forum KB FKPPI 1022 Kota Depok Menolak Hasil Muscab FKPPI Depok Tahun 2023. (istimewa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *