POSKOTA.CO – Disentil soal berkeliaran Gelandangan dan Pengemis di wilayah kerjanya. Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) buru-buru menertibkan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di kawasan, Jalan H. Agus Salim (Sabang), Menteng, Jakarta Pusat.
Sebelumnya, Pemkot Jakpus menggelar rapat koordinasi (Rakor) penanganan PMKS beberapa hari lalu dipimpin Asisten Pemerintahan (Aspem) Setko Administrasi Jakarta Pusat Denny Ramdany.
Rakor yang dihadiri Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) terkait diantaranya, Suku Dinas (Sudin) Sosial, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Bagian Hukum dan perwakilan dari Kecamatan Menteng dan Kelurahan Kebon Sirih.
“Rapat ini merupakan tindak lanjut arahan Penjabat (Pj) Gubernur DKI terkait penertiban PPKS di kawasan Jalan Sabang yang akan menjadi salah satu titik kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN,” ungkapnya.
Lanjut dia menambahkan, pembahasan rakor juga dengan membentuk tim terpadu untuk mengantisipasi kawasan, Jalan Sabang lebih tertata dan rapi.
Sementara itu, menurut data terupdate selama bulan April 3023 Sudinsos menjangkau sebanyak 142 PPKS dari delapan kecamatan di Jakarta Pusat. Titik tersebut di antaranya, Jalan Imam Bonjol Menteng, kawasan IRTI Monas Gambir, Petamburan Tanah Abang, Rawasari Cempaka Putih. Jalan Senen Raya Senen, Jalan Samanhudi Sawah Besar, Harapan Mulya Kemayoran dan Jalan Rawa Selatan Johar Baru.
Ditempat terpisah, tokoh masyarakat Jakarta Pusat, Budi kepada wartawan, Sabtu (6/5/2023) menegaskan, langkah penertiban gepeng dan lain-lain sebagai upaya Pemkot Jakpus sudah berbuat. Lantaran, titik kegiatan KTT ASEAN melintasi kawasan, Jalan Sabang, Kebon Sirih, Menteng harus rapih dan tertata.
“Pemkot Jakpus semestinya selain menertibkan gepeng juga menertibkan PKL liar di kawasan Jalan Sabang Kebon Sirih Menteng yang menutup pedestrian di sana. Banyak pengamen, pengemis dan lain-lain berkeliaran di sana itu karena pedagang menggelar lapak di trotoar yang kondisinya semrawut,” tandasnya. (van)







Komentar