oleh

KAPOLRES; SIKAT PREMAN TERORGANISIR

Preman dok
Preman dok

POSKOTA.CO – Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Fadil Imran mengungkapkan bahwa preman terorganisir di wilayah hukumnya kini sudah tidak ada dan kalau masih ada akan disikat.

“Saya jamin preman teroganisir di Jakarta Barat tidak ada lagi, kalau ada saya sikat,” katanya seusai rilis kasus premanisme, narkoba dan pencurian di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan pihaknya masih melakukan operasi razia preman tiap hari, sedangkan setiap Sabtu dan Minggu siaga untuk operasi razia balapan liar karena bila dibiarkan akan berkembang menjadi geng motor.

Ia mengatakan razia preman yang berdiri sendiri dan teroganisir serta aksi balapan liar terus dilakukan karena hal itu sangat meresahkan masyarakat.

“Kami selalu dapat laporan dari masyarakat aksi balapan liar dan terutama preman-preman kecil biasa yang biasa ambil duit dari pedagang, ini yang membuat resah masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan operasi premanisme itu bertujuan menciptakan rasa aman dan tenang bagi warga terutama di tempat-tempat umum seperti stasiun, terminal, kolong jembatan, jalan dan pasar.

“Dengan operasi premanisme yang dilakukan terus menerus oleh pihak kepolisian diharapkan masyarakat bisa tenang dan aman,” katanya.

Ia menambahkan guna menjaga rasa aman Polres Jakarta Barat juga membangun 22 titik posko pantau di lokasi rawan premanisme di antaranya Grogol, Slipi, Jembatan Besi, Hayam Wuruk, Kalideres, Joglo, pasar Asemka, Pintu Air.

“Satu posko dijaga empat sampai enam petugas kepolisian dari satuan shabara dan Brimob sehingga dengan begitu warga merasa aman,” katanya.

Ia mengatakan untuk kejahatan premanisme, pelaku akan dilakukan tindakan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *