oleh

Lantik Pejabat Eselon II, Menko PMK Tegaskan Kembali Enam Prioritas Kerja Tahun 2022

POSKOTA.CO – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melantik 14 pejabat tinggi pratama atau eselon II di lingkungan Kemenko PMK pada Selasa (11/1/2022), bertempat di Ruang Heritage Kemenko PMK, Jakarta.

14 Pejabat tinggi pratama atau eselon II tersebut terdiri dari dua pejabat hasil seleksi panitia seleksi jabatan tinggi madya/pratama Kemenko PMK, dan 12 pejabat merupakan hasil rotasi di lingkungan kerja Kemenko PMK.

Menko PMK menyebut, promosi, rotasi dan mutasi adalah hal yang biasa dalam rangka pelaksanaan organisasi. Hal itu guna meningkatkan semangat dan produktivitas SDM untuk memaksimalkan kinerja organisasi.

“Saya berharap penugasan ini agar dipandang sebagai apresiasi agar saudara-saudara memiliki kesempatan belajar sesuatu yang baru, tantangan yang baru, suasana yang baru. Semakin tinggi jenjang jabatan tentu membutuhkan kemampuan yang orisinil dan wawasan yang lebih luas,” kata Menko Muhadjir, dalam keterangannya.

Pada kesempatan tersebut, Menko PMK sekaligus memberikan arahan dengan menekankan kembali enam prioritas kerja Kemenko PMK di tahun 2022. Pertama, yaitu mengoordinasikan Gerakan Nasional Revolusi Mental. Kedua, penanganan stunting yang masih menjadi tantangan karena harus mengejar target Presiden Jokowi agar penurunan stunting bisa mencapai level 14 persen pada tahun 2024. Sementara, angka stunting saat ini masih sekitar 24,4 persen.

Muhadjir mengutarakan, Presiden Jokowi pada saat rapat terbatas, pagi tadi, telah memerintahkan agar penanganan stunting lebih diperkuat. Presiden meminta agar pemerintah khususnya di bawah koordinasi Menko PMK dapat menurunkan angka stunting sebanyak 3 persen pada tahun 2022.

“Ini sangat berat, tapi kalau selama Covid-19 saja kita bisa menurunkan 1,7 persen masalah stunting ini, saya yakin kalau sudah tidak Covid-19 menurunkan 3 persen atau melipatgandakan bukan sesuatu hal yang mustahil. Hanya memang perlu kerja keras dan dukungan yang kuat, terutama dari Kemenko PMK dan seluruh kementerian/lembaga terkait,” tuturnya.

Adapun di antara enam prioritas kerja Kemenko PMK lainnya di tahun 2022, yang ketiga dan tidak kalah penting adalah penanganan kemiskinan ekstrem. Keempat, revitalisasi vokasi. Kelima, penurunan angka kematian ibu, bayi, dan anak. Keenam, peningkatan angka partisipasi kasar dari TK sampai perguruan tinggi.

Lebih lanjut Menko PMK mengatakan, dengan dilantiknya para pejabat eselon II di lingkungan Kemenko PMK, ke depan akan lahir ide-ide baru, gagasan-gagasan baru, serta terobosan-terobosan baru yang dapat meningkatkan kinerja dan membawa kemajuan terhadap upaya pembangunan SDM.

“Semua pejabat eselon II harus bisa menjadi inisiator atas tugas pokok KSP tersebut. Saya sangat menghargai mereka-mereka yang punya ide segar, ide baru, terobosan. Jangan seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden kita hanya bekerja rutin dari itu ke itu, kemudian bagaimana menghabiskan anggaran. Memang anggaran habis bagus daripada tidak terpakai, tapi tentu saja akan jauh lebih bagus kalau pemanfaatannya betul-betul sesuai tupoksi yang kita lakukan,” pungkas Menko PMK. (*/miv)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *