JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengumumkan rencana pemerintah Indonesia untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat di Yaman, Sudan, Palestina, dan Vietnam. Pengumuman ini disampaikan usai rapat tingkat menteri di Kantor Kemenko PMK Jakarta.
Muhadjir menyampaikan rasa belasungkawa pemerintah atas krisis kemanusiaan yang melanda negara-negara tersebut. “Indonesia akan selalu berupaya untuk memberikan bantuan guna meringankan beban saudara-saudara kita di sana,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (9/10).
Bantuan untuk Yaman, Sudan, dan Palestina akan diberikan dalam bentuk Dana Siap Pakai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar masing-masing USD 1 juta. Sementara, Vietnam yang terdampak Topan Yagi pada bulan September lalu, akan menerima bantuan tunai sebesar USD 1 juta dari Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (DKPI).
Selain itu, Baznas telah mengumpulkan donasi dari masyarakat Indonesia sebesar USD 78,5 ribu untuk membantu Sudan dalam bentuk obat-obatan. Bantuan ini akan dikirimkan bersamaan dengan bantuan dari pemerintah.
Pengiriman bantuan dijadwalkan pada 14 Oktober 2024. “Semoga bantuan ini dapat meringankan penderitaan korban bencana dan krisis kemanusiaan, serta memperkuat peran Indonesia dalam upaya perdamaian dan aksi kemanusiaan internasional,” kata Muhadjir.
Indonesia sebelumnya telah beberapa kali mengirimkan bantuan kemanusiaan, termasuk tiga kali ke Palestina dengan total bantuan mencapai USD 4 juta, dan satu kali ke Sudan dengan bantuan senilai USD 1 juta.
Hadir dalam pertemuan itu secara daring dan luring Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Duta Besar Indonesia untuk Republik Yaman Mohamad Irzan Djohan, Duta Besar Indonesia untuk Republik Sudan Sunarko, Perwakilan KBRI Amman Yordania, KBRI Muscat, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, dan BPKP. (din/jo)







Komentar